Berita

saefullah dan ahok/net

Ahok Disarankan Ganti Bang Ipul

JUMAT, 17 APRIL 2015 | 11:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kisruh pembahasan RAPBD DKI Jakarta 2015 hingga ditetapkan menjadi Peraturan Gubernur (Pergub) tak lepas dari andil Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Saefullah. Birokrat senior yang akrab disapa bang Ipul itu dituding tidak cakap dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua Tim Pengelola Anggaran Daerah (TPAD) Pemprov DKI.

Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto, mengatakan, ditetapkannya APBD DKI 2015 menjadi Pergub merupakan bentuk kegagalan Sekda dalam menjalankan tugasnya.

"Harusnya, Sekda dapat menjadi jangkar antara Pemprov DKI dan DPRD DKI," sebutnya saat berbincang dengan wartawan, Jumat (17/4).
 

 
Menurut pria yang akrab yang disapa SGY ini, justru yang dilakukan Sekda malah memperkeruh kisruh antara Pemprov DKI dengan DPRD DKI.

"Sekda bukannya meredam situasi agar menjadi kondusif, malah membuat pernyataan siap lengser demi Ahok yang membuat tensi politik menjadi tinggi. Akibatnya, kalangan DPRD pun mengajukan hak angket kepada Gubernur Ahok," bebernya.
 
Tak hanya itu, lanjut SGY selama setahun lebih Bang Ipul menjabat Sekda, prestasinya pun minim. "Yang jelas, karya nyata bang Ipul itu penyerapan APBD 2014 lemot. Kini juga, penyerapan APBD 2015 juga bakal sama," ujarnya lagi.
 
Dari kondisi itu, lanjut SGY, Ahok disarankan mencari Sekda baru yang dapat meringankan beban tugasnya. "Ada baiknya, Ahok mencari Sekda baru," tukasnya. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya