Berita

siti zuhro/net

Peneliti LIPI: MKD Harus Bersikap Tegas karena DPR Bukan Ring Tinju

KAMIS, 16 APRIL 2015 | 15:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI didesak untuk bersikap tegas dalam kasus pemukulan yang diduga dilakukan Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PPP Mustofa Assegaf kepada Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Demokrat Mulyadi, pada saat Rapat Kerja dengan Menteri ESDM Sudirman Said, beberapa waktu lalu.

"Saya mendorong agar dewan kehormatan sebagai penjaga etika dan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari akuntabilitas DPR, dengan bekerja secara serius dan tegas untuk mengatasi ini, agar ke depan tidak terulang lagi hal seperti pemukulan yang dapat memperburuk citra atau kesan etik terhadap parlemen," sebut pengamat politik sekaligus peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Siti Zuhro, saat dihubungi wartawan beberapa saat lalu, Kamis (16/4).

Mengenai adanya sanksi berat yang bisa berujung pemecatan terhadap pelaku pemukulan Mustofa Assegaf, Zuhro mengatakan bahwa dewan kehormatan sudah punya tugas pokok dan fungsinya.


"Jadi silahkan dibuka lagi, untuk kemudian melihat kadar sanksi yang harus dikenakan terkait aksi pemukulan tersebut," kata dia.

Dengan pelanggaran seperti ini, lanjur Zuhro, sanksi yang harus diberikan harus proporsional untuk juga memberikan efek jera, dimana berpolitik menggunakan etika bukan menggunakan fisik.

"Karena di DPR itu kan bukan ring tinju, bukan ring adu gulat, tapi adu argumen, dan untuk beragumen harus memahami substansi," tukasnya. [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya