siti zuhro/net
siti zuhro/net
"Saya mendorong agar dewan kehormatan sebagai penjaga etika dan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari akuntabilitas DPR, dengan bekerja secara serius dan tegas untuk mengatasi ini, agar ke depan tidak terulang lagi hal seperti pemukulan yang dapat memperburuk citra atau kesan etik terhadap parlemen," sebut pengamat politik sekaligus peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Siti Zuhro, saat dihubungi wartawan beberapa saat lalu, Kamis (16/4).
Mengenai adanya sanksi berat yang bisa berujung pemecatan terhadap pelaku pemukulan Mustofa Assegaf, Zuhro mengatakan bahwa dewan kehormatan sudah punya tugas pokok dan fungsinya.
Populer
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09
Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15
UPDATE
Senin, 18 Mei 2026 | 00:23
Senin, 18 Mei 2026 | 00:04
Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34
Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13
Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00
Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40
Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12
Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44
Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00
Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41