Berita

Menteri Andrinof Prioritaskan Pembangunan Perbatasan di Kalbar

SELASA, 14 APRIL 2015 | 20:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof H Chaniago akan memprioritaskan pembangunan daerah perbatasan di Kalimantan Barat. Pasalnya, hampir separuh wilayah perbatasan Pulau Kalimantana ada di Kalbar.

"Yang kita prioritaskan di Kalimantan Barat adalah pembangunan daerah perbatasan," katanya usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalbar di Pontianak, Selasa (14/4).

Menurut Menteri Andrinof, tindakan yang diperlukan saat ini adalah menajamkan rencana aksi dan memperjelas rencana aksi kemudian melaksanakannya.


"Sejak awal sudah diidentifikasi tahap awal bahwa Kalimantan Barat daerah perbatasan perlu dapat perhatian," katanya.

Selain itu, prioritas lainnya untuk rencana pembangunan Kalbar adalah rencana kawasan industri dan pembangunan pelabuhan. "Sekali lagi Kalimantan Barat ini potensinya luar biasa termasuk yang ada di tanahnya maupun karena lokasinya, sekarang bagaimana kita menyiapkan rencana bagus kalau kita gerakkan bersama-sama gubernur, kementerian, walikota, bupati dan lainnya," ujarnya.

Pembangunan daerah perbatasan, lanjut Menteri Andriof, perlu didukung dengan pembangunan jalan, perbaikan jalan dan pembangunan telekomunikasi untuk membuka isolasi daerah perbatasan.

"Semua tenaga dikerahkan termasuk TNI juga dapat penugasan 100 desa dan 17 kementerian lembaga," katanya.

Terkait pembangunan jalan paralel perbatasan mungkin lokasi-lokasi tertentu yang akan disasar seperti kecamatan. "Pos perbatasan, pelabuhan darat juga masuk agenda prioritas," ujarnya.

Menteri Andrinof menambahkan akan dilakukan pengkajian lebih lanjut terkait keberadaan pos-pos perbatasan sehingga dapat ditetapkan apakah lokasi yang ada akan tetap dipertahankan atau diganti ke tempat lain.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya