Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof H Chaniago akan memprioritaskan pembangunan daerah perbatasan di Kalimantan Barat. Pasalnya, hampir separuh wilayah perbatasan Pulau Kalimantana ada di Kalbar.
"Yang kita prioritaskan di Kalimantan Barat adalah pembangunan daerah perbatasan," katanya usai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalbar di Pontianak, Selasa (14/4).
Menurut Menteri Andrinof, tindakan yang diperlukan saat ini adalah menajamkan rencana aksi dan memperjelas rencana aksi kemudian melaksanakannya.
"Sejak awal sudah diidentifikasi tahap awal bahwa Kalimantan Barat daerah perbatasan perlu dapat perhatian," katanya.
Selain itu, prioritas lainnya untuk rencana pembangunan Kalbar adalah rencana kawasan industri dan pembangunan pelabuhan. "Sekali lagi Kalimantan Barat ini potensinya luar biasa termasuk yang ada di tanahnya maupun karena lokasinya, sekarang bagaimana kita menyiapkan rencana bagus kalau kita gerakkan bersama-sama gubernur, kementerian, walikota, bupati dan lainnya," ujarnya.
Pembangunan daerah perbatasan, lanjut Menteri Andriof, perlu didukung dengan pembangunan jalan, perbaikan jalan dan pembangunan telekomunikasi untuk membuka isolasi daerah perbatasan.
"Semua tenaga dikerahkan termasuk TNI juga dapat penugasan 100 desa dan 17 kementerian lembaga," katanya.
Terkait pembangunan jalan paralel perbatasan mungkin lokasi-lokasi tertentu yang akan disasar seperti kecamatan. "Pos perbatasan, pelabuhan darat juga masuk agenda prioritas," ujarnya.
Menteri Andrinof menambahkan akan dilakukan pengkajian lebih lanjut terkait keberadaan pos-pos perbatasan sehingga dapat ditetapkan apakah lokasi yang ada akan tetap dipertahankan atau diganti ke tempat lain.
[dem]