Berita

ilustrasi/net

Provinsi yang Dipimpin Kader PDIP Ini Siap Jadi Ibukota RI

SELASA, 14 APRIL 2015 | 02:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Memiliki wilayah yang luas, serta tidak ada potensi acaman bencana, menjadikan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) layak menggantikan DKI Jakarta menjadi Ibukota Negara Indonesia.

Kalbar memiliki luas wilayah 146.807 km². Dan untuk diketahui, Kalbar adalah provinsi terluas keempat setelah Papua, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalbar, Ahi MT, mengatakan kalau pusat berkeinginan memindahkan pusat pemerintahan dari Pulau Jawa yang sudah terkesan sesak, Kalbar siap menampung.


"Dengan senang hati kami siap menerimanya," ujar Ahi di ruang kerjanya, Komplek Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak (Senin, 13/4).

Menurutnya, selain elit, masyarakat luas di 14 kabupaten/kota se-Kalbar juga sangat senang jika Ibukota RI dipindahkan ke Kalbar, provinsi yang saat ini dipimpin oleh kader PDI Perjuangan, Drs. Cornelis MH (2008-2013 dan 2013-2018).

Seperti diwartakan beberapa media belum lama ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrianof H Chaniagi mengungkapkan, pemerintah pusat terus mengkaji pemindahan Ibukota RI dari Jakarta. Ia menyebut Pulau Kalimantan adalah salah satu opsinya. Alasan, karena Kalimantan lebih dekat dari Jawa. Kalau terlalu jauh dari Jawa akan susah menjaga kesinambungan.

Sejak era pemerintahan Presiden Soekarno hingga Presiden Jokowi saat ini, wacana pemindahan Ibukota RI dari Jakarta selalu menjadi wacana hangat, sekaligus jadi perbincangan publik luas. Lalu apakah wacana tersebut akan direalisasikan di zaman Jokowi? Kita lihat saja. [ysa]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya