Berita

ilustrasi/net

Ada Dua Kendala Kalimantan Barat Kembangkan Infrastruktur Jalan

SELASA, 14 APRIL 2015 | 01:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu alat ukur suatu wilayah maju adalah tersedia infrastruktur jalan yang bagus. Selain merangsang investor, infrastruktur juga akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di Kalimantan Barat, pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi PR. Ada dua kendala kenapa bidang itu sulit diwujudkan. Pertama, karena tidak memadainya APBD, dan kedua karena banyak 'calon' lahan jalan yang masuk kawasan hutan lindung.

Demikian dijelaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalbar, Ahi MT di ruang kerjanya, Komplek Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak (Senin, 13/4).


Saat ini, kata Ahi, Kalbar hanya memiliki APBD Rp 4,51 triliun. Dan soal kawasan hutan lindung, lanjut Ahi, kesulitannya adalah pembebasan lahan. Ia pun mengaku heran kenapa hutan lindung yang notabena milik negara, proses mendapatkan izin untuk pembangunan jalan terkesan lama.

Ahi berharap, lewat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalbar (Selasa besok, 14/4), yang akan dihadiri oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrianof H Chaniago, pusat benar-benar bisa memberi perhatian khusus kepada Kalbar.

"Ini sangat memalukan, infrastruktur jalan di perbatasan sangat jauh tertinggal di banding wilayah tetangga, yang berbatasan langsung, Malaysia," tukas Ahi. [ysa]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya