Berita

Sidarto Danusubroto

Wawancara

WAWANCARA

Sidarto Danusubroto: Ada Saatnya Ibu Mega Bicara Empat Mata Dengan Jokowi

SENIN, 13 APRIL 2015 | 09:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pidato Megawati Soekarnoputri yang menyebutkan adanya penumpang gelap di pemerintahan Jokowi- JK, menimbulkan tanda tanya besar.
 
 Pernyataan Ketua Umum PDIPerjuangan di acara maha sakral lima tahunan partai ber­lambang kepala banteng mon­cong putih itu tentu bukan tanpa alasan. Apalagi saat sesi pem­bukaan, turut dihadiri Presiden Jokowi dan Wapres JK.

Yang menjadi pertanyaan, sia­pa orang yang dimaksud Mega? Kenapa putri sang Proklamator RIitu tidak langsung menunjuk batang hidungnya?


Untuk menggali hal itu, Rakyat Merdeka mewawancara politisi senior PDI Perjuangan yang saat ini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Sidarto Danusubroto, Jumat (10/4);

Siapa orang yang dimaksud Mega itu?
Ada saatnya nanti Ibu Mega akan bicara empat mata den­gan Presiden Jokowi. Pasti juga nanti Presiden akan bertanya kepada beliau. Selaku partai pengusung, tentu punya ekspektasi besar agar pemerintah ini berjalan di track yang benar ya.

Anda yakin pidato Mega itu jadi catatan Jokowi-JK?
Saya yakin Presiden dan Wakil Presiden akan menjadi­kan pidato tersebut sebagai catatan penting untuk bahan telaah dalam menjalankan roda pemerintahan.

Apa pesan yang Anda tang­kap dari pidato Mega itu?
Kalau ada pernyataan seperti ini dari ketua umum partai, be­rarti kita harus mawas diri.

Mawas diri dalam hal apa?
Mungkin apakah nawacita dan trisakti dijalankan. Berarti kita harus teliti dan koreksi lagi. Lagipula pemerintah juga baru jalan enam bulan. Ini PR (peker­jaan rumah) kita bersama.

Mega pidato sangat berapi-api, tanggapan Anda?
Selaku partai pengusung, tentu punya ekspektasi besar agar pemerintah ini berjalan di track yang benar ya. Kalau ada sesuatu yang salah, pasti akan ada dialog antara Ibu Mega dan Presiden ya. Di dalam pidato kan masih banyak hal-hal yang belum hitam putih.

Soal nama penumpang gelap itu, apa sempat mengemuka di forum kongres?

Nggak. Saya tidak dengar itu.

Selaku Wantimpres, apa yang Anda lakukan?
Kita sudah keliling pekan lalu, bertemu Pak JK, Ibu Mega dan Bapak Presiden, untuk kita memberikan per­timbangan-pertimbangan mengenai soliditas kelem­bagaan yang ke depan agar lebih baik.

Apa ada keluhan dalam pertemuan itu?
Ada koordinasi kelembagaan yang paralel, yang sejajar ya, lalu koordinasi kelembagaan ke bawah.

Maksudnya?
Kadang-kadang ada menteri yang menyiapkan Keppres. Tapi kalau itu beresiko, jangan disiapkan dong.

Keppres itu harus disiapkan dengan matang, perlu pertim­bangan sosiologis, politis, dan reaksi rakyat. ***

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya