Berita

megawati soekarnoputri/net

Politik

Pusaka Trisakti: Doakan Bu Mega Panjang Umur, Itu Kunci PDIP Langgeng

SABTU, 11 APRIL 2015 | 13:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Banyak harapan terhadap hasil Kongres IV PDI Perjuangan di Bali memunculkan kader-kader banteng muda dan potensial untuk proses alih generasi yang siap menghadapi tantangan ke depan.

Struktur DPP PDIP yang masih didominasi oleh pengurus lama dan juga kader-kader bermasalah dengan hukum, namun tetap dilihat optimis oleh Pusat Kajian Trisakti (Pusaka Trisakti).

"Politik itu kan kemampuan memenangkan dan mengelola presepsi. PDIP nampaknya tidak dalam upaya memenangkan presepsi dan harapan publik dengan meregenerasi dengan kader-kader muda ideologis tapi juga diakui kapasitasnya oleh publik dalam jajaran pengurus inti," ujar Direktur Eksekutif  Pusaka Trisakti Fahmi Habsyi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu  (11/4).


Menurut Fahmi, masih banyak stok kader PDIP berpengalaman mengelola organisasi. Sebut saja Ganjar Pranowo, Boy Sadikin, Arif Wibowo, Dwi Ria Latifa, Masinton, juga Daniel Tobing.

"Tapi mungkin partai sedang ingin situasi woles-woles (slow-slow) saja. Itu pilihan langkah PDIP," imbuhnya.

Namun selama sumbu kekuatan dan persepsi tetap pada figur Megawati Seokarno, menurut Fahmi, tak perlu dikhawatirkan kinerja struktur PDIP hasil kongres Bali kemarin untuk perkembangan PDIP. Kongres tidak sedang berfokus mempersiapkan struktur inti PDIP yang mampu kerja-kerja politik menghadapi tantangan 2019. Hasil kongres justru memperlihatkan bahwa potensi dan harapan PDIP memenangkan Pileg 2019 ke depan. Selain figur Megawati, juga sangat bergantung pada kekuatan  kerja-kerja politik DPD-DPD PDIP di provinsi.  

"Mayoritas kapasitas Ketua DPD-DPD  teruji, memiliki basis masa, dan melampui kapasitas dalam mengelola organisasi dibanding beberapa nama yang masuk dalam struktur DPP partai," jelasnya.

Diakuinya memang beban pengurus pusat PDIP berat dan harus segera kerja keras mengembalikan, menjawab dan mengelola presepsi publik terhadap partai untuk kembali memenangkan Pileg 2019 di tengah noda hitam penangkapan kadernya di DPR, Adriansyah dan lain-lain.

"Ojo dumeh dan aneh-aneh," cetusnya.

"Saya optimis dengan pengurus baru, tapi saya lebih  optimis dengan harapan pidato Bu Mega agar mendoakan beliau tetap panjang umur dan sehat memimpin partai. Melihat hasil kongres kemarin, itu satu-satunya kunci PDIP langgeng hingga 2020," imbuhnya, menandaskan.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya