Berita

Revitalisasi Koperasi Puskud Jabar Jadi Pilot Project Sistem Bisnis Baru

KAMIS, 09 APRIL 2015 | 14:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Setelah memantapkan sisi kelembagaan dalam program revitalisasi koperasi di Indonesia, Kementrian Koperasi dan UKM melaju ke arah perkuatan usaha dan permodalan bagi Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) dan KUD di seluruh Indonesia.

"Kami sudah memfasilitasi pertemuan antara Puskud/KUD dengan tiga perusahaan BUMN, yaitu PT Rajawali Nusantara Indonesia, Bank BRI, dan Perum Jamkrindo dan menawarkan konsep pengembangan sistem bisnis Puskud/KUD sebagai wujud revitalisasi usaha koperasi," kata Deputi Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kemenkop UKM Braman Setyo dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi (Kamis, 9/4).

Dalam kerjasama bisnis tersebut, lanjutnya, RNI berfungsi sebagai principal, Puskud sebagai pusat distributor, KUD sebagai agen atau pengecer, Bank BRI dan Jamkrindo sebagai supporting pembiayaan dan penjaminan.


"Tiga BUMN tersebut berkomitmen untuk membantu dan mengembangkan usaha Puskud/KUD yang sementara ini dikonsentrasikan di Pulau Jawa. Antara lain, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Banten," kata dia.

Rinciannya, Puskud Jatim mengajukan 200 KUD, Jateng 215 KUD, Yogyakarta 59 KUD, Jabar 150 KUD dan Banten 36 KUD. Totalnya, ada 660 KUD yang akan mengikuti sistem bisnis tersebut di tahap awal.

"Sebagai pilot project, kita akan uji coba di Puskud Jabar," tandas Braman lagi.

Saat ini, RNI dan Puskud Jabar sedang menyusun SOP yang akan diujicobakan di KUD di Bekasi. Setelah itu, akan disiapkan MoU antara Kemenkop UKM, RNI, Bank BRI dan Perum Jamkrindo tentang pengembangan bisnis Puskud/KUD yang direncanakan pada Mei 2015 nanti.

Menurut Braman, program yang tidak memakai dana APBN tersebut, bertujuan untuk mendorong pelaku koperasi (khususnya KUD) di daerah untuk bisa bangkit lagi.

"660 KUD itu sudah merupakan KUD pilihan yang bagus-bagus dan siap. KUD yang ditunjuk itu sudah memiliki kerjasama usaha dengan perusahaan-perusahaan nasional dan internasional. Misalnya, ada KUD yang sudah mampu memasok onderdil motor merek Yamaha," kata dia.

Braman optimis program ini bakal sukses. Pasalnya, menurut dia, para pihak pasti akan bersemangat menjalankan kerjasama bisnis tersebut. Bisa jadi, bagi RNI, ini merupakan pembentukan pasar baru, yaitu seluruh Puskud/KUD yang ada di seluruh Indonesia yang total jumlahnya mencapai 8800 KUD. Bagi Bank BRI juga jelas, yaitu akan mengucurkan kredit karena pasarnya jelas. Begitu juga dengan Jamkrindo.

"Model bisnis ini sebenarnya mengarah pada pola Cashless. Dan KUD harus terbiasa dengan pola seperti ini, sesuai zamannya," pungkas Braman. [ysa]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya