Berita

megawati/net

Megawati Gamang Saat Undang Zulkifli Hasan

KAMIS, 09 APRIL 2015 | 10:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat membuka penyampaian sambutan dalam pembukaan Kongres IV PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyapa satu per satu para ketua umum partai lain yang hadir di Inna Grand Bali Beach, Bali (Kamis, 9/4).

Pertama kali, Megawati menyebut Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Megawati kemudian menyebut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto. Nasdem, PKB dan Hanura merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) bersama dengan PDI Perjuangan.

Megawati juga menyebut Romahurmuziy dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang dalam Pilpres 2014 masuk dalam Koalisi Merah Putih (KMP). Bahkan Megawati secara tegas menyebut Romahurmuzy sebagai Ketua Umum PPP. PPP sendiri kini terbelah, antara Romahurmzy dengan Djan Farid Cs.


Tidak lupa, Megawati menyebut Nama Zulkifli Hasan. Megawati mengaku gamang saat mengundang Zulkifli Hasan. Sebab di satu sisi, Zulkifli Hasan adalah Ketua MPR dan di sisi lain adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN).

Di luar Kongres, soal posisi PAN ini belakangan memang menarik perhatian. Dalam angket untuk Menteri Hukum dan HAM soal kepengurusan Golkar misalnya yang digagas politisi-politisi KMP, PAN nampak tak mau begitu terlibat. Hal ini pun memperkuat kabar yang beredar di kalangan terbatas bahwa pada akhirnya PAN akan merapat ke pemerintahan dengan sejumlah kompensasi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya