Berita

bamsoet/net

Bamsoet: Rotasi Anggota Fraksi Tak Perlu Didramatisir dan Ditangisi

RABU, 08 APRIL 2015 | 09:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Rotasi anggota fraksi merupakan hal biasa saja. Di Fraksi Golkar juga, rotasi rutin di setiap masa sidang agar ada penguatan-penguatan baru bagi kinerja Fraksi Golkar di setiap Komisi.

Demikian disampaikan Sekretaris Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo. Pernyataan Bambang ini terkait dengan kabar ada anggota fraksi yang kebingungan dan bertanya-tanya namanya tidak ada di komisi manapun.

"Menurut saya, hal itu tidak perlu didramatisir. Karena nama mereka ada di komisi yang lain.  Zainudin Amali dan Yayat Biaro di rotasi ke komisi VIII dan Adies Kadir ke komisi IX," ungkap Bambang dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 8/4).


Menurut Bambang, Fraksi Golkar sangat membutuhan kemampuan Amali, Yayat maupun Adis di komisi VIII dan IX yang belakangan ini para mitranya memiliki problem yang komplek. Sebaliknya, Fraksi Golkar membutuhkan Supit, Kahar dan Misbakhun untuk memperkuat kinerja Fraksi Golkar di Komisi III.

"Jadi, ya biasa-biasa saja. Tidak ada yang perlu dipersoalkan apalagi ditangisi. Apalagi dikait-kaitkan dengan Raker Menkumham yang telah melakukan penzaliman terhadap kubu ARB dengan memenangkan kubu Agus Laksono hasil Munas Golkar abal-abal di Ancol," ungkap Bambang.

Bambang menambahkan, pemindahan anggota atau rotasi di setiap komisi dan alat kelengkapan dewan, pasti sudah disesuaikan dengan kebutuhan fraksi di DPR dan semua adalah kewenangan fraksi sebagaimana diatur dalam tatib dan UU MD3.

"Fraksi boleh merotasi atau BKO (pergantian sementara) seperti yg dilakukan PDIP dan Nasdem tadi malam dengan memasukan Henrry Yoso yang sebelumnya di Komisi II tadi malam pindah ke Komisi III dan hari ini sudah kembali lagi ke Komisi II. Biasa saja kan?" demikian Bambang. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya