Berita

prabowo/net

GEJOLAK PARTAI POLITIK

Prabowo: Kemungkinan Ada Oknum di dalam Pemerintah yang Melebihi Kepatutan

RABU, 08 APRIL 2015 | 08:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kemungkinan ada oknum di dalam pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang melebihi kepatutan.

"Mungkin nafsu politik membuat oknum itu bertindak yang merugikan kepentingan bangsa. Itu yang kita sesal," kata Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dalam wawancara di TVOne, pagi ini (Rabu, 8/4).

Pernyataan Prabowo ini disampaikan terkait dugaan adanya intervensi kepada partai politik, khususnya Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).


Dalam koteks partai politik, Prabowo mengingatkan bahwa demokrasi yang sehat tergantung pada partai politik yang sehat. Karena itu, pemerintah tidak boleh mengintervensi partai politik manapun.

Prabowo juga mengingatkan, bila sistem partai tidak berpungsi maka itu berarti sistem demokrasi gagal. Padahal hingga saat ini, sejarah membuktikan bahwa demokrasi adalah acara terbaik untuk menghindari kekerasan.

"Negara yang tidak bisa menjaga demokrasi, pasti terjadi kekerasan," ungkap Prabowo. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya