Berita

AkzoNobel Dukung Pelukis Lokal Indonesia Lewat Pameran

RABU, 08 APRIL 2015 | 05:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. AkzoNobel, perusahaan cat dan pelapis terkemuka di dunia, serta pengelola merek Dulux, sekali lagi membuktikan komitmennya untuk mendukung tokoh kreatif lokal dengan berpartisipasi dalam pameran lukisan "Show Time". Partisipasi Dulux di pameran ini sejalan dengan Ide Kota Humanis yang diluncurkan AkzoNobel sejak pertengahan tahun lalu.

Pameran lukisan ini diadakan pada 7-17 April 2015 di Galeri Seni Tugu Kunstkring Paleis, Jakarta dan menampilkan sejumlah tokoh terkemuka di kancah seni budaya tanah air seperti Dwi Sutarjantono, Dwiko Rahardjo, Debby Setyawati, Retno Murti, Iswanto, Febri Suwandito, Tommy Faisal dan Susilo Sudirman. Turut hadir juga di malam pembukaan (07/04), Permaisuri Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, serta istri Duta Besar Paraguay, Mme. Yulie Nasution Grillon.

Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), Jun De Dios menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan AkzoNobel untuk melibatkan Dulux secara proaktif dalam aktivitas pengembangan masyarakat.


"Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat melanjutkan berbagai implementasi Ide Kota Humanis AkzoNobel yang sudah dilakukan sebelumnya dan mendukung berbagai upaya pengembangan urban di seluruh dunia melalui warna, sebagai salah satu dari enam pilar Ide Kota Humanis," sebut Jun dalam keterangannya, Rabu (8/4).

Lebih jauh Jun mengatakan, pihaknya percaya bahwa setiap orang mempunyai kesempatan untuk merasakan kekuatan transformatif warna dan berbagi kebahagiaan melalui medium warna. Warna tidak hanya memberikan pengaruh positif bagi kesehatan dan kesejahteraan, tetapi juga mampu memberikan jiwa bagi kehidupan dan inspirasi bagi setiap orang.

Partisipasi dalam pameran lukisan "Show Time" merupakan komitmen AkzoNobel untuk terus mendukung kreativitas masyarakat urban di Indonesia melalui kekuatan warna. Kerja sama ini juga salah satu cara perusahaan untuk menghargai peran seniman sebagai agen perubahan dalam menjelajahi dan membawa kekuatan warna pada kreativitas mereka, serta mempengaruhi masyarakat melalui lukisan mereka.

Sebagian besar lukisan yang ditampilkan pada pameran ini adalah lukisan representasional, yaitu lukisan yang memiliki objek. Sebagian objek-objek itu dapat kita rujukkan pada kenyataan, dan sebagian lainnya adalah dunia imajiner hasil rekaan sang pelukis. Sebagian dapat kita lihat sebagai gambaran suatu kenyataan tertentu dan sebagian lagi adalah rekonstruksi kenyataan yang diubah dalam beragam cara, sehingga menjadi kenyataan versi sang pelukis.

"Kota-kota di negara kita mengalami transformasi yang berlangsung cepat di seluruh negeri. Beberapa area urban secara perlahan mulai kehilangan identitas, menciptakan perkotaan yang tak bernyawa dan anonim, serta tidak terhubung dengan alam seperti dahulu. Dengan pemikiran ini, seniman lebih memilih untuk menyampaikan pesan yang menghubungkan dan menghargai alam, serta mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam setiap aspek kehidupan melalui karya mereka. Bagi kami di AkzoNobel, kami mengusung Ide Kota Humanis dengan penuh semangat dan berkomitmen untuk menempatkan keberlanjutan sebagai inti dari segala sesuatu yang kami lakukan," tambah Jun.

Pameran lukisan ini cukup unik karena pelukis-pelukis yang menampilkan karyanya di pameran ini tidak sekadar melukis sebagai sebuah profesi, namun mereka juga berperan penting dalam perkembangan seni dan kebudayaan di Jakarta melalui profesi utama mereka. Pameran ini adalah pameran pertama dari kelompok yang menamakan diri sebagai Kelompok PITU dan akan terus berlanjut tidak hanya kali ini saja tetapi berkesinambungan hingga akhir tahun nanti.

"Masyarakat urban saat ini cenderung hidup monoton dan tidak peduli dengan lingkungan tempat tinggalnya. Padahal jika kita menambahkan warna dalam keseharian akan membuat hari-hari Anda lebih luar biasa, sekaligus meningkatkan dan memberi energi kepada lingkungan sekitar kita," jelas Dwi Sutarjantono, salah satu pelukis pada pameran lukisan "Show Time" yang menciptakan sebuah karya menggunakan warna Dulux Colour of the Year 2015, Copper Orange.

AkzoNobel telah berkontribusi dalam berbagai program untuk menciptakan lebih banyak kota humanis bagi masyarakat urban di seluruh dunia. Misalnya AkzoNobel berkontribusi dalam melestarikan Rijksmuseum selama 10 tahun dan museum Van Gogh selama 3 tahun.  Di Indonesia sendiri, AkzoNobel telah melakukan pengecatan kawasan budaya Semawis di Semarang dan awal tahun ini, AkzoNobel telah mengecat ulang eksterior Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), gedung teater tertua di Jakarta. "Melalui acara ini, kami berharap untuk menginspirasi masyarakat perkotaan melalui kekuatan warna dan sejumlah cara-cara kreatif untuk membuat hidup kita lebih berwarna," tutup Jun. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya