Berita

foto:net

Saat Ini Rp 168 Miliar Bantuan Rakyat Miskin Belum Bisa Dicairkan

RABU, 08 APRIL 2015 | 02:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pencairan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PKS) secara nasional dimulai 1 April. Pemerintah menggunakan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P).

"Pendanaan PSKS dibiayai APBNP, sebagai upaya pemerintah menyejahterakan warga miskin," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Selasa (7/4).

Dalam pelaksanaan PSKS terkait Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). KIP dibawah koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan KIS dibawah koordinasi Kementerian Kesehatan.


"Program KIP ada yang di Kemdikbud dan Kemenag. Sedangkan, KIS di Kemenkes dengan pelaksana Badan Penyelanggara Jaminanan Sosial (BPJS)," katanya.

"Pada akhir April ini, akan dilakukan validasi data 1,7 juta Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang baru terpenuhi sebanyak 530 ribu orang. Sedangkan, 500 ribu buffer diusulkan dari bawah sebagai antisipasi bagi warga yang berhak menerima tapi belum terdata," tambah Menteri Khofifah.

Saat ini, dari 15,5 juta pemegang kartu PSKS, ada 416 ribu Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dengan total Rp 168 miliar belum mencairkan uang. Hal itu, membutuhkan validasi terbaru untuk mengetahui kendalanya dimana.

"Dari 416 ribu RTSM yang belum mencairkan, baru diketahui setelah konsolidasi dengan PT Pos dan Bank Mandiri, Kamis lalu, bisa jadi kurang informasi atau bisa juga warga meninggal dunia. Hal itu, termasuk yang divalidasi," ujarnya.

Dana PSKS Rp 168 miliar yang belum dicairkan oleh pemegang kartu PSKS, sebelum dilakukan divalidasi data masih ada karena harus dipastikan dulu. Nanti, setelah validasi tentu saja dikembalikan ke negara.

"Sebelum divalidasi data dana masih ada, namun setelah validasi dilakukan, dana itu segera dikembalikan ke negara," tandasnya.

PT Pos mengantisipasi dengan mendirikan posko di balai desa atau subdesa. Dengan begitu, warga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi yang relatif mahal untuk beberapa daerah di Indonesia.

"Dengan didatangi PT Pos warga pemegang kartu PSKS tidak mengeluarkan biaya transportasi lagi. Bagi pemegang kartu PSKS diminta ke kantor Pos ketika ada undangan, tidak usah terburu-buru karena dijamin tidak hangus, boleh diambil sebagian ataupun diambil semuanya," kata Menteri Khofifah.

KIP menyasar 17,9 juta anak Indonesia dibawah komando Kemndikbud. Sebanyak 3,6 juta dimandatkan kepada Kementerian Sosial dengan target anak terlantar, anak jalanan, dan anak putus sekolah.

"Masalah data memang akan terus divalidasi, mulai dari musyawarah desa (musdes) dan musyawarah kelurahan (muskel), kemudian disampaikan ke dinsos tingkat dua dan dinsos tingkat satu hingga ke pusat," pintanya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya