Berita

irgan chairul mahfiz/net

Irgan Chairul Mahfiz: Islam Menentang Radikalisme

SENIN, 06 APRIL 2015 | 13:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Paham radikalisme bukanlah nilai budaya Islam. Dan bahkan Islam, merupakan agama yang toleran, dan justru menentang radikalisme.

"Islam adalah rahmatan lil alamin. Justru Islam sangat menentang radikalisme," kata Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) MPR RI, Irgan Chairul Mahfiz, usai membuka seminar nasional bertema "Nilai-nilai Budaya Islam dalam Membangun Kebangsaan dan Ketatanegaraan Indonesia di Era Demokratisasi dan Keterbukaan" di Hotel Santika Gubeng, Surabaya (Senin, 6/4).

Dalam kesempatan ini, Irgan menyesalkan pemerintah yang memblokir beberapa situs Islam yang hal itu menimbulkan ketersinggungan umat Islam. Menurut Irgan, situs-situs itu banyak berisi tentang pengetahuan dan pemahaman terhadap Islam, dan bukan berisi tulisan yang mendorong radikalisme.


"Pemerintah terlalu terburu-buru memblokir situs-situs itu. Seharusnya pemerintah mengajak bicara para pengelola situs itu," katanya.

Irgan tidak memungkiri tumbuhnya paham radikalisme di masyarakat khususnya pada generasi muda. Karena itu perlu upaya untuk menangkal radikalisme.

"Untuk itu kita terus melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Sosialisasi ini memberi pemahaman atas Pancasila, UUD, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," demikian Irgan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya