Berita

boy sadikin/net

KONGRES PDI PERJUANGAN

Dukungan PDIP DKI pada Megawati Final dan Bulat

SENIN, 06 APRIL 2015 | 11:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dukungan DPD PDI Perjuangan DKI kepada Megawati Soekarnoputri untuk kembali menjadi ketua umum periode 2015-2020 sudah final, bulat dan tidak akan berubah lagi.

Demikian disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Boy Bernadi Sadikin. Menurut Boy, ada beberapa alasan mengadapa DPD DKI Jakarta mendukung kembali Megawati. Antara lain berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan di Semarang pada September 2014 lalu, yang telah menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan periode 2015-2020.

Alasan lain, lanjut mantan Wakil ketua DPRD DKI periode 2012-2014 ini, sosok Megawati telah mampu membangkitkan PDI Perjuangan menjadi pemenang pemilu legislatif dan Pilpres 2014 lalu dengan mendudukan Joko Widodo sebagai Presiden RI periode 2014-2019.  


"Para kader dan simpatisan di Jakarta masih yakin terhadap kepemimpinan Megawati. Putri Proklamator Bung Karno itu masih diperlukan untuk menjaga konsolidasi partai, dan sekaligus menjaga kinerja Presiden Jokowi sebagai petugas partai," kata Boy beberapa saat lalu (Senin, 6/4).

Boy mengatakan dalam kongres ke-IV mendatang, sebanyak 500 orang yang terdiri dari pengurus, kader dan simpatisan PDI Perjuangan se-DKI Jakarta akan berangkat ke Pulau Dewata. Masing-masing DPC menyediakan dua bus ke Bali, dan akan berangkat pada Selasa besok (7/4).

Sementara itu, ketua DPC PDI-P Jaksel Panji Virgianto mengatakan pihaknya memberangkatkan sekitar 100 orang yang terdiri dari pengurus DPC, PAC dan ranting yang ada di Jakarta Selatan.

"Kita gunakan dua bus, masing-masing bus terdiri dari 50 orang. Karena kongres merupakan pesta demokrasi bagi para kader. Dan ini merupakan bentuk dukungan terhadap ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri," tegas Panji. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya