Berita

jusuf rizal/net

GEJOLAK GOLKAR

Jangan Benturkan Tommy Soeharto dan Yorrys di Tengah Kondisi Politik yang Sedang Hamil Tua

SENIN, 06 APRIL 2015 | 08:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Partai Golkar bukanlah arena pertarungan kader-kader terbaik bangsa, tapi untuk membangun bangsa dalam Bhinneka Tunggal Ika. Karena itu, desakan berbagai pihak agar Wakil Ketua Umum DPP Golkar versi Ancol, Yorrys Raweyai, menjawab tantangan Tommy Soeharto yang disampaikan lewat media sosial, itu bukanlah nasehat yang baik.

"Stop memanas-manasi kondisi politik yang sudah panas dan hamil tua," kata Presiden Lumbung Informasi Rakyat (Lira), HM. Jusuf Rizal, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 6/4).

Jusuf Rizal menyarankan, para pemimpin dan stakeholder Golkar harus duduk bersatu serta mencari solusi terbaik bagi kebersamaan Golkar ke depan. Apapun kepentingannya, seluruh kader Golkar harus bersatu dan membuang rasa ego.


"Musuh kita bukan saudara kita, tapi kepentingan asing yang memecah belah," tegasnya, sambil mengatakan Yorrys Raweyai dan Tommy Soeharto itu sama-sama orang baik.

"Hanya karena ada kepentingan politik pihak-pihak lain membuat masing-masing bergerak sesuai keyakinannya. Jika ada yang salah harus kita perbaiki. Bukan lantas bertarung adu kekuatan. Itu tontonan yang tidak baik dan jadi komoditas media serta pihak-pihak yang ingin Golkar tumbang," demikian Jusuf Rizal. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya