Berita

foto:net

Olahraga

Kepolisian Diapresisi Beri Izin Laga Arema vs Persija

MINGGU, 05 APRIL 2015 | 07:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) diminta tidak bersikap diskriminatif dalam melakukan pembinaan olahraga, khususnya sepakbola. Sebab, sikap diskriminatif Kemenpora dan BOPI pada Arema dan Persebaya bisa memicu kerusuhan dan gangguan keamanan yang akan merepotkan pihak kepolisian.

Sebab itu Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mendukung langkah kepolisian yang 'mengizinkan' dilakukannya pertandingan Arema vs Persija di Malang pada Sabtu 4 April 2015 lalu, meski pihak Kemenpora Menpora dan BOPI tidak mengeluarkan rekomendasi untuk laga ISL 2015 tersebut. Neta juga berharap kepolisian 'mengizinkan' pertandingan Persebaya vs Kukar di Surabaya pada 5 April 2015 ini.

"Jika kepolisian tidak 'mengizinkan' dikhawatirkan suporter klub sepakbola itu marah dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Neta dalam rilisnya, Minggu (5/4).


Neta berharap, dalam membuat kebijakan untuk persepakbolaan nasional, Kemenpora dan BOPI melihat sisi keamanan dan potensi gangguan sosial lainnya, mengingat klub sepakbola memiliki suporter yang fanatik.

"Sangat aneh, jika dalam laga ISL 2015, Kemenpora dan BOPI hanya memberi rekomendasi pada klub-klub lain, sementara klub selegendaris Arema dan Persebaya tidak diberi rekomendasi," sebutnya.

Sikap tersebut, lanjut Neta, tidak hanya diskriminatif tapi Kemenpora dan BOPI sudah memecahbelah persepakbolaan nasional. Untuk itu pihaknya memberi apresiasi pada kepolisian yang sudah 'memberi' izin dan membiarkan Arema bertanding dengan Persija. Polri tidak larut dalam sikap arogansi Kemenpora dan BOPI yang diskriminatif. Bahkan Polri berhasil menunjukkan fakta kepada Kemenpora dan BOPI bahwa tanding Arema vs Persija berjalan aman dan lancar. Sebaliknya, jika izin tanding tidak 'diberikan' dipastikan kekacauan akan terjadi, mengingat suporter kedua klub sudah berada di Malang.

"Jika kekacauan dan kerusuhan terjadi akibat kemarahan suporter, apakah Kemenpora dan BOPI akan bertanggungjawab? Faktor inilah yang tampaknya tidak diperhitungkan dalam membuat kebijakan tentang persepakbolaan nasional. Sikap Kemenpora dan BOPI yang diskriminatif dan membahayakan keamanan ini agaknya perlu dicermati Presiden Jokowi," demikian Neta.

Seperti diketahui, laga ISL 2015 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (4/4) malam, Arema Cronus dan Persija Jakarta berbagi skor 4-4. [rus]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya