Berita

sby/net

Politik

JELANG KONGRES DEMOKRAT

SBY Harus Kembali Jayakan Demokrat Sembari Siapkan Regenerasi

JUMAT, 03 APRIL 2015 | 14:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dukungan kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk maju kembali sebagai calon Ketum Umum Partai Demokrat pada Kongres III kian ramai. Hampir seluruh pengurus daerah meminta kesedian SBY untuk memimpin kembali partai berlambang segitiga mercy tersebut.

Para kader di daerah sudah tidak memperdulikan adanya berbagai pihak, khususnya dari Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD) yang meminta SBY tidak lagi tampil pada kongres yang akan berlangsung di Surabaya Jatim pada 11-13 Mei 2015 itu.

Menanggapi wacana tersebut, pengamat politik dari Universitas Putra Batam, Riko Riyanda, mengatakan adalah hal yang wajar apabila dukungan terhadap SBY terus mengalir. Karena itu, menurutnya SBY harus mempertimbangkan permintaan dari kader tersebut.


"Kalau melihat fenomena desakan tersebut, tentunya SBY harus mau ambil kembali pucuk pimpinan di tubuh Partai Demokrat. Karena bilamana tidak. Demokrat berpotensi pecah dan kembali kegaduhan," tegasnya kepada wartawan, Jumat (3/4).

Dirinya menilai peta politik di internal Demokrat hanya sosok SBY yang menjadi panutan dan disegani. Dan bilamana bukan SBY, Demokrat akan terjadi beberapa kelompok, sehingga makin tipis peluang berjaya kembali.

"Karena jalan sendiri, ada juga hanya mendukung kandidatnya yang menang. Tapi SBY kita lihat mampu meredam gejolak di tubuh Partai Demokrat. Karena sosok SBY menjadi panutan, dan dihormati semua kader," kata Riko.

Karena itu, lanjut Riko, pekerjaan berat SBY tidak hanya mengembalikan kejayaan Demokrat, tapi juga mengurangi ketergantungan Demokrat kepadanya. "Caranya mempersiapkan kader-kader terbaik untuk mampu menggantikan SBY di masa mendatang" ungkapnya.

Sementara politisi Demokrat asal Pacitan, Sartono Hutomo, menambahkan, terkait dukungan terhadap SBY dari kader daerah menyebutkan, dukungan tersebut datang atas dasar pribadi masing-masing dari hak pemilik suara.

"Mereka para Ketua DPC di berbagai daerah tulus dan tidak ada paksaan meminta kembalinya SBY jadi ketum. Alasannya karena hanya sosok SBY yang dapat mengembalikan kejayaan Demokrat untuk lima tahun mendatang," ujar Anggota Komisi VI DPR RI ini.

"Selain itu ada juga beralasan karena keberhasilan SBY selama 10 tahun memimpin bangsa dan negara. Jadi memang dukungan dan permintaan dari kader daerah sudah tidak bisa dibendung lagi. Saat ini bagaimana kesediaan Pak SBY siap atau tidaknya," tambah Sartono.

Menurut Sartono tidak hanya para Ketua DPD dan DPC serta internal di tubuh Demokrat, bahkan dukungan juga datang dari rakyat Indonesia. "Banyak masukan Demokrat masih berharap ketokohan dari Pak SBY. Jadi kita nilai rakyat aja masih berharap ketokohan Pak SBY, apalagi kami selaku kader pasti masih memerlukan untuk kejayaan Partai Demokrat," ujarnya.

Dirinya juga berkeyakinan bilamana SBY memimpin Demokrat kembali kejayaan pada pemilu 2019 akan terulang seperti kejayaan pemilu 2004 dan 2009. "Karena dianggap hanya Pak SBY yang mampu mengembalikan kejayaan Demokrat lima tahun mendatang. Selain itu sosok SBY tokoh sentral dan panutan di internal," tukasnya. [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya