Berita

yasonna laoly/net

GEJOLAK GOLKAR

Terlihat Jelas, Pemerintahan Jokowi-JK Gunakan Logika Sikat Duluan Urusan Belakangan

KAMIS, 02 APRIL 2015 | 13:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Putusan sela yang dikeluarkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait gugatan yang dilayangkan Aburizal Bakrie mengenai sengketa kepengurusan partai Golkar bisa mengancam posisi Yasonna Laoly sebagai Menkumham.

"Putusan sela PTUN ini menjadi warning keras bagi Menkumham dan Jokowi," kata Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 2/4).

Menurut Jajat, ini adalah kali kedua putusan yang dikeluarkan Menkumham Yasonna Laoly dimentahkan oleh PTUN. Dan apalagi keputusan tersebut sebelumnya sudah mendapat dukungan penuh dari Jokowi sebagai kepala pemerintahan.


"Tentunya ini menjadi gambaran jelas bagaimana kinerja sebenarnya dari pemerintahan Jokowi-JK. Dalam menjalankan roda pemerintahan Jokowi terkesan lebih kepada tindakan progresif namun kurang hati-hati yaitu: sikat dulu urusan belakangan. Akhirnya keputusan yang diambil justru terkesan terburu-buru bahkan dimentahkan oleh pengadilan," ungkap Jajat.

Jajat menilai pembiaran akan kekeliruan yang dilakukan hingga dua kali tentu akan menjadi catatan buruk di era pemerintahan Jokowi-JK.

"Apakah selamanya akan tetap dibiarkan seperti itu, atau jangan-jangan memang Jokowi sengaja membuat seperti itu karena ada keuntungan lain dibelakang layar," demikian Jajat. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya