Berita

foto:net

Hari Ini Dana PSKS Kemensos Cair

RABU, 01 APRIL 2015 | 07:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) diperuntukan bagi 16,3 juta warga miskin, mulai 1 April serentak bisa dicarikan di 34 kantor Pos Ibukota Provinsi di seluruh Indonesia.

"Pemegang kartu KPS (Kartu Perlindungan Sosial) bisa mencairan uang 1 April serentak di 34 kantor Pos ibukota provinsi seluruh Indoensia mulai pukul 09.00 WIB," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Setiap penerima PSKS mendapatkan Rp 600 ribu, sebagai akumulasi Rp 200 ribu per bulan dikali tiga bulan, mulai Januari sampai Maret. Selain bisa dicarikan di kantor Pos, juga di Bank Mandiri bagi pemegang keuangan digital.


"PSKS menyasar 15,5 juta pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS), 340 ribu Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan 500 ribu buffer, jadi total 16,3 juta," katanya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.347.344 disalurkan melalui PT Pos. Sedangkan, 1.023.553 melalui Bank Mandiri. Pemerintah menyiapkan Rp 9,8 triliun untuk PSKS tersebut. "Penyaluran melalui PT Pos di 523 kabupaten/kota secara bertahap dan tahap pertama dimulai pada 1 April 2015," ujar Menteri Khofifah.

Kemensos berkoordinasi dengan Mendagri, agar hari ini para gubernur bisa menyaksikan pencairan PSKS di seluruh ibukota provinsi. PSKS optimis bisa membantu warga miskin mampu mempertahan daya beli. "Insya Allah bisa membantu warga miskin untuk mempertahankan daya beli mereka," ujarnya.

Bagi warga miskin yang belum mendapatkan bantuan, pemerintah menyiapkan buffer 500 ribu. Setelah PSKS, program bisa dilanjutkan dengan Kartu Indoensia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Bagi warga belum mendapatkan bantuan, agar didata dan didaftarkan oleh lurah secara berjenjang ke camat, bupati, gubernur dan disampaikan kepada Kementerian Sosial untuk diproses," tandas Menteri Khofifah. [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya