Berita

Hukum

KPK Tidak Profesional Hadiri Sidang Tanpa Dokumen Asli

SENIN, 30 MARET 2015 | 16:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tim kuasa hukum dan simpatisan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali kecewa dengan penundaan sidang praperadilan terhadap KPK, Senin (30/3). Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekitar pukul 10.00 WIB, ditunda lantaran tim hukum lembaga anti rasuah tidak bisa menunjukkan surat kuasa asli.

"Kami datang ke pengadilan sejak jam 7.30 pagi namun sangat kecewa karena harus kembali karena sidang praperadilan pak Suryadharma Ali harus ditunda gara-gara tim KPK tidak membawa dokumen asli," kata Triana yang juga kader PPP saat ditemui di pengadilan.

"Kok bisa ya KPK tidak profesional seperti itu, padahal kami saja tau sidang akan dilaksanakan hari ini sejak dua minggu yang lalu. KPK sebagai pihak termohon seharusnya lebih tahu dan lebih siap," sambung dia.


Ketua Tim Penasihat Hukum Suryadharma Ali, Humphrey Djemat juga merasakan kekecewaan yang sama karena sidang ditunda lantaran KPK tidak bisa menunjukan surat kuasa dan surat tugas yang diminta hakim.

"Tim penasihat hukum sudah sangat siap untuk sidang hari ini namun pihak dari KPK yang belum siap. Ketidakprofesionalan KPK bukan sekali ini saja ditunjukan namun sudah sering sekali. Pernah juga kirim surat panggilan kepada klien kita sebagai tersangka tapi juga sebagai tersangka," ujar Humphrey.

Pihaknya, kata Humprey, mempraperadilankan KPK karena  ada dugaan ketidakprefesionalan KPK terhadap prosedur penetapan tersangka Suryadharma Ali.

"Kita lihat besok ya, besok akan kita paparkan alasan kita mengajukan praperadilan. Semoga besok tidak ditunda lagi," tutup Humphrey.[dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya