Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Politik

Rachmawati: Hati-hati Ada yang Mau Nyalip di Tikungan

SENIN, 30 MARET 2015 | 07:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Saat ini Indonesia dalam keadaan tidak baik. Dimana parpol-parpol terpecah belah, hukum morat-marit, dan ekonomi politik tidak karuan.

Tokoh nasional sekaligus pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri mengatakan, ini adalah buah hasil rezim proxy membuat kondisi sangat berat dihadapi rakyat Indonesia.

Lalu siapa yang bertanggungjawab, menurut mbak Rachma, saapaan akrabnya, secara konstitusional yang bertanggungjawab tentu kepala negara dan wakilnya, karena paket dwitunggal dipilih rakyat.


Putri Bung Karno ini menerangkan, apapun alasannya secara politis keduanya tidak dapat dipisahkan.

"Apabila orang nomor 1 jatuh, hati-hati ada yang mau nyalip di tingkungan, menunggu durian runtuh," tukas mbak Rachma kepada redaksi, Senin (30/3). [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya