Berita

foto:net

Politik

BBM NAIK LAGI

KAMMI Tak Akan Segan Ajak Rakyat untuk Duduki Istana Negara

MINGGU, 29 MARET 2015 | 07:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Rakyat sudah semakin terpojok akibat harga kebutuhan pokok kian melangit. Selain harga bahan bakar minyak (BBM) yang kini naik menjadi Rp 7.400, tarif dasar listrik (TDL) dan gas elpiji 3 kg diprediksi menyusul naik.

Menanggapi situasi kekinian tersebut, Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) kembali mengingatkan Presiden Jokowi untuk lebih mendengarkan jeritan rakyat.

Ketua Umum PP KAMMI Andriyana mengimbau seluruh kader KAMMI se-Indonesia untuk konsisten menyuarakan penderitaan rakyat melalui berbagai wahana.


"Rakyat terbelit, KAMMI turun ke jalan, namun presiden kita masih belum mendengarkan. Mungkin ia terlalu tenang tinggal di Istana Bogor. Namun, KAMMI akan terus menyuarakan #UltimatumJokowi seraya juga mengajak seluruh elemen masyarakat terutama wong cilik untuk lebih lantang berteriak," sebut Andriyana dalam rilisnya, Minggu (29/3).

Andriyana mengungkapkan, jika jeritan rakyat kecil terus-terusan tidak didengar, dan pemerintah malah sibuk dengan permasalahan elite politik, maka KAMMI tidak akan segan mengajak rakyat Indonesia untuk menduduki Istana Negara di Jakarta.

"Kajian dan analisis KAMMI menyimpulkan, kebijakan ekonomi Jokowi adalah liberal. Bukti nyatanya ialah membebaskan harga minyak ke pasar dan menghilangkan subsidi untuk rakyat," tegasnya.

Dengan demikian, tambah Andriyana, sejatinya pemerintah telah melanggar UUD 1945. Ditambah lagi, pemerintah malah menutup mata atas penderitaan rakyat serta menutup telinga dari teriakan masyarakat. Kondisi ekonomi seperti ini memperlihatkan Jokowi belum juga mampu memimpin negara untuk melaksanakan kewajibannya, yakni melindungi hak atau kemakmuran rakyat. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya