Berita

nashir djamil/net

Hukum

Sterilisasi Lapas Nusa Kambangan Harus Tuntas Tahun Ini

SABTU, 28 MARET 2015 | 07:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Hukum DPR meminta pemerintah menuntaskan agenda sterilisasi Lapas Nusa Kambangan sebagai kawasan konservasi dan lembaga pemasyarakatan pada tahun 2015 ini.

Komitmen kuat dan political will pemerintah untuk melakukan perubahan dan memberi perhatian khusus terhadap kondisi Lapas menjadi kunci agenda tersebut bisa terwujud.

"Upaya-upaya yang dilakukan harus berbanding lurus dengan peningkatan kapasitas pegawai, adanya strategi penempatan narapidana, peningkatan pengamanan serta penambahan sarana dan prasarana yang dapat menunjang sterilisasi," ujar anggota Komisi Hukum DPR RI, Muhammad Nashir Djamil dalam keterangannya kepada redaksi, Sabtu (28/3).


Nashir yang pada Rabu 25 Maret 25 melakukan kunjungan kerja ke Lapas Nusa Kambangan menilai, sejauh ini tidak ada perkembangan signifikan terhadap peningkatan kapasitas dan pembangunan di Lapas Nusa Kambangan. Problem keamanan lapas malah kian meningkat belakangan ini.

Selain maraknya penduduk liar yang bermukim di daerah sekitar Nusa Kambangan yang berpotensi menyebarkan aliran radikal terorisme serta persoalan senjata api, titik kerawanan baru terkait persoalan keamanan Lapas juga muncul seiring pendirian pabrik HOLCIM di sekitar Lapas. Ditambah lagi, adanya puluhan titik rawan yang menjadi jalur ilegal untuk mendapatkan akses ke dalam Nusa Kambangan.

"Ini masalah serius dan harus mendapatkan perhatian khusus pemerintah pusat. Kalau tidak ditangani secara serius jangan heran kalau masih terjadi peredaran narkoba dan penyebaran ISIS di Lapas Nusa Kambangan," ungkap Nashir.

Nashir mengatakan berbagai fakta yang diperoleh saat kunjungan kerja ke Lapas Nusa Kambangan akan menjadi agenda utama sidang Komisi III dengan mitra kerja di pusat, sekaligus menagih komitmen mereka terhadap agenda peningkatan kapasitas Lapas Nusa Kambangan

Hadir sejumlah mitra kerja Komisi III DPR RI di pusat dan daerah dalam pertemuan tersebut,diantaranya Deputi bidang penindakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kapolda Jawa Tengah, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi Jawa Tengah dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Hukum dan HAM.

"Kunjungan kerja ini merupakan salah satu wadah untuk mendengar sejumlah kendala dan keluhan mitra kerja komisi III di daerah" ungkap Nashir.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya