Berita

ilustrasi/net

Hadapi MEA, Wiramuda Siap Luncurkan Kurikulum Pengembangan Bisnis UKM

JUMAT, 27 MARET 2015 | 05:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, banyak sektor yang perlahan-lahan dikuasai asing.

Karena itu, disamping juga terkait dengan Masyarakat Ekonomi Aseaan (MEA), juga untuk untuk menunjang kebutuhan pasar akan SDM yang berkualitas, pengembangan akademik berbasis internasional serta bermitra dengan sejumlah institusi di dunia menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi.

"Mereka dituntut memiliki kemampuan untuk mendukung peningkatan kegiatan ekonomi dan mendorong kemajuan ekonomi bangsa," lata Ketua Wiramuda Indonesia, Dahroni Agung Prasetyo, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 27/3).


Menurut Agung, MEA akan menciptakan persaingan pasar global yang semakin ketat dimana pemain di pasar lokal tidak hanya pebisnis lokal melainkan pebisnis dari berbagai negara di kawasan ASEAN.

"Wiramuda sudah mempersiapkan kurikulum pendidikannya guna meningkatkan SDM, kurikulum yg akan di jalankan ini akan serentak digulirkan sebagai panduan prasyarat mengarungi MEAN dan memenangkan pertarungan bersinergi dengan dunia kampus sebagai," demikian Agung. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya