Berita

poempida hidayatullah/net

Politik

Golkar, Pucuk Dicinta Ulam Pun Tiba

KAMIS, 26 MARET 2015 | 08:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gagasan Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono  tentang wacana Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) tapi tidak bergabung di Koalisi Indonesia Hebat (KIH), yang berarti menempatkan pada posisi independen, dinilai sangat tepat.

"Bagi saya, ini ibarat pucuk dicinta ulam tiba (mendapatkan sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan). Seperti dari dulu, wacana tersebut selalu ada di benak saya," kata Ketua DPP Partai Golkar kubu Agung, Poempida Hidayatulloh di Jakarta (Kamis, 25/3).

Menurutnya, kemitraan strategis tidak serta merta terbentuk dalam suatu koalisi. Namun dalam posisi independen pun hal tersebut senantiasa dapat dilakukan.


"Yang harus menjadi dasar dari pengambilan langkah politik itu adalah berapa besar pilihan tersebut akan memberikan peluang yang lebih besar bagi kemenangan untuk Partai Golkar di Pemilu yang akan datang," ujar Poempida.

Sudah dua periode Golkar berada dalam koalisi pendukung pemerintah. Namun juga tidak memberikan hasil maksimal dalam dua kali diselenggarakan Pemilu.

Jelas dia, posisi independen akan memberikan flexibilitas politik kepada Golkar untul bermain mengangkat berbagai isu strategis. Selain itu juga Golkar tidak akan terbelenggu oleh komitmen koalisi untuk mendukung pemerintah sepenuhnya, apalagi jika pemerintahan yang didukung lemah dan banyak mengeluarkan kebijakan yang tidak populis.

"Semangat kekaryaan dapat dibangun dengan basis-basis penguasaan pemerintahan daerah yang lebih implementatif. Positioning yang tidak linear dan tidak mudah terbaca akan menjadikan Golkar secara politis menjadi lebih menarik. Ini akan membuat daya tarik tersendiri bagi para pemilih pemula. Golkar Independen? Jawabnya: Bisa! Mantap!" tukas Poempida. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya