Berita

agung laksono/net

Politik

Agung Laksono: Tidak Ada Niat Singkirkan Orang-orang Ical

SELASA, 24 MARET 2015 | 08:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Golkar mantap menyongsong pemilihan kepala daerah (Pilkada) serektak gelombang pertama yang akan digelar pada Desember 2015.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Partai Golkar H.R. Agung Laksono setelah pemerintah menerbitkan surat keputusan (SK) yang mengakui kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol Jakarta.

Menurut Agung, keputusan tersebut akan berimplikasi pada perubahan struktur kepengurusan Golkar hingga ke tingkat bawah. Apalagi sebagian besar pengurus DPD Golkar telah habis masa baktinya.


Ia pun membantah perubahan struktur tersebut untuk menggusur orang-orang Aburizal Bakrie (Ical) jelang perhelatan pilkada. Menurutnya, musyawarah daerah (Musda) di sejumlah tempat akan digelar semata-mata sebagai bentuk konsolidasi organisasi.

"Dengan adanya SK dari Menkumham, maka segala kebijakan di bawah kendali kepemimpinan kami. Tidak ada lagi kevakuman dalam kebijakan strategis partai. Secara legal formal Partai Golkar dapat mengikuti Pilkada serentak yang pendaftarannya dimulai Juni 2015 dengan kewenangan kepemimpinan kami. Karena itu kita perlu segera melakukan konsolidasi," kata Agung seperti diberitakan JPNN, Selasa (24/3).

Mantan Menko Kesra ini kembali menegaskan, jika nanti dalam Musda pengurus yang lama tidak lagi terpilih, maka hal tersebut semata-mata proses yang harus dihargai semua pihak. Bukan karena niat ingin menyingkirkan orang-orang yang diduga masih berpihak kepada Ical.

"Kalau nanti yang lama terpilih lagi, tidak apa-apa. Kalau ada yang baru juga bagus. Nanti juga akan diatur batas waktu menjabat misalnya dua periode agar ada regenerasi, penyegaran. Kami tidak henti-hentinya mengajak seluruh kader partai di pusat maupun di fraksi, membangun kembali Golkar menuju kejayaan partai. Tidak perlu lagi melihat masa lalu," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya