Berita

Rachmawati Soekarnoputri/net

Politik

Kata Mbak Rachma, Megawati yang Acak-acak PPP dan Golkar

SELASA, 24 MARET 2015 | 07:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Politisi senior Rachmawati Seokarnoputri mengatakan, intervensi pemerintah terhadap partai politik sudah bisa diduga bertujuan untuk mengamankan kepentingan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan para penguasa.

Pemerintah lewat Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang notabene adalah politisi PDIP telah 'berhasil' mengacak-acak Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar.

Mbak Rachma, sapaan akrabnya, menjelaskan lebih khusus, tujuan Mega dan penguasa mengacak-acak parpol adalah untuk menjadikan DPR sebagai alat dan stempel pemerintah. Dan Komjen Pol Budi Gunawan tetap jadi Kapolri.


Menurut pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno ini, dominasi partai yang pro penguasa hanya akan melahirkan rezim diktator mayoritas.

"Ini gambaran seperti kata Bung Karno 'kapitalismus im niedergang". Kapitalisme sedang sekarat akan menghidupkan kediktatoran. Ingat, rakyat Indonesia kedaulatan di tanganmu!"  tulis Mbak Rachma dalam pesan singkatnya kepada redaksi, Selasa (24/3). [rus]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya