Berita

rmol

Politik

Maruarar Sirait: Negara Harus Beri Perhatian Lebih pada Penyuluh Pertanian

SABTU, 21 MARET 2015 | 19:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL TBPP) secara konsisten telah mendampingi para petani untuk mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional. Peran para penyuluh di tengah petani pun benar-benar dirasakan.

"Dengan penyuluhan itu, petani berhasil meningkatkan kualitas air dan tanah. Produktifitas padi juga semakin meningkat," kata anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, di sela kunjungan masa reses di Aula Desa Jalan Cagak, Subang (Sabtu, 21/3).

Dalam kesempatan ini, Maruarar mengapresiasi penuh perjuangan dan kinerja para THL TBPP. Ia pun menegaskan bahwa negara sebaiknya memberikan perhatian lebih kepada para penyuluh.


"Saya mendukung terus kinerja dan peningkatan peran para penyuluh ini," ungkap Ara, demikian Maruarar disapa.

Dalam kunjungan dan dialog ini, hadir pada penyuluh dari berbagai daerah. Misalnya dari Subang, Majalengka, Sumedang, Bandung dan Bekasi. Hadir pula dalam penyuluhan ini Bupati Subang dan Ketua DPRD Subang.

Humas THL TBPP Majelengka, Imron, mengatakan bahwa para penyuluh dan petani sangat gembira dan bangga memiliki wakil rakyat seperti Maruarar Sirait. Sudah sejak lama Maruarar memperjuangkan para penyuluh, seperti misalnya menggelar rapat gabungan dengan berbagai stakeholders. Maruarar juga selalu menyuarakan peningkatan fungsi dan peran THL TBPP.

"Bang Ara itu sangat memahami persoalan dan mengerti aspirasi kita, karena beliau sering mengunjungi langsung sehingga tahu benar apa yang dirasakan penyuluh dan petani. Beliau juga selalu memperjuangkan peningkatan honor buat penyuluh, dan tahun ini alhamdulillah naik Rp 200 ribu menjadi Rp 2.120.000 untuk sarjana" ungkap Imron, yang menjadi penyuluh sejak tahun 2007 atau angkatan pertama.

Menurut Imron, yang menjadi penyuluh bagi petani di dua desa, Maruarar selalu hadir dan berada di samping petani dan penyuluh. Misalkan ketika petani mengeluh karena kekurangan Pupuk, Maruarar langsung memperjuangkan dan berkoordinasi dengan distributor. Pun demikian, ketika penyuluh dan petani kekurangan faislitas pertanian, Maruarar langsung memfasilitasinya.

Imron menambahkan bahwa penyuluh berharap dan menginginkan status yang lebih pasti, atau artinya menjadi PNS. Lebih-lebih kehadiran para penuluh itu mampu meningkatkan produktifitas. Seperti misalnya mendampingi petani untuk tidak lagi membasmi hama dengan zat yang mengandung racun.

Hal yang sama disampaikan oleh Penggerak dan Motivator THL TBPP Subang, Husni. Husni bangga sebab Subang memiliki wakil rakyat seperti Maruarar Sirait yang berjuang sepenuh hati demi petani. Bahkan karena Maruarar juga proyek sodetan Tarum Timur sedang dikerjakan setelah dilaunching langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Kami bangga dan salut dengan diplomasi Pak Ara yang semuanya ditujukan untuk kesejahteraan rakyat. Kami benar-benar merasakan perjuangan anggota DPR yang luar biasa ini," demikian tandas Husni.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya