Berita

jokowi-jk/net

Gelisah dengan Pemerintahan Jokowi-JK, Jaringan Aktivis Alumni UI Gelar Rapat Akbar

KAMIS, 19 MARET 2015 | 22:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Jaringan Aksi Aktivis Alumni Universitas Indonesia (UI) akan menggelar Rapat Akbar di kampus UI pada Jumat siang Besok (20/3).

Rapat akbar ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan dan kegelisahan atas kondisi bangsa saat ini. Jaringan Aksi Aktivis Alumni UI sendiri dinisiasi oleh mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) lintas generasi.

Di antara mereka adalah mantan Ketua BPM UI yang juga Koordinator Pendudukan MPR-DPR 1998 Heru Cokro, Sekjen BEM UI 1999-2000 Arie Wibowo, Ketua BEM UI 2000-2001 Taufik Riyadi, Sekjen BEM UI 2001-2002 Rudi Sahputra, Ketua BEM UI 2003-2004 Ahmad Nur Hidayat, Ketua BEM UI 2004-2005 Gary Primananda, Ketua BEM UI 2006-2007 Ahmad Fathul Bari dan Ketua BEM UI 2013 Ali Abdillah.


"Kami Menyerukan kepada seluruh alumni aktivis UI untuk turun bersama-sama dengan elemen lain menyuarakan," kata Heru Cokro beberapa saat lalu (Kamis, 19/3).

Heru Cs mendesak Presiden Jokowi segera menurunkan harga sembako dan bahan bakar minyak (BBM) agar terjangkau masyarakat luas. Dia juga meminta agar pemerintah menciptakan demokrasi yang egaliter tanpa ancaman dan pecah belah.

"Berantas Korupsi sampai ke akar-akarnya tanpa pandang bulu dan tebang pilih," ujarnya.

Tidak hanya itu, jaringan Aktivis ini juga menuntut elit politik mengedepankan sikap negarawan dan politik yang beradab sesuai dengan nilai luhur bangsa Indonesia. Mereka juga meminta elit politik diminta konsisten melaksanakan amanat reformasi demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya