Berita

Yingluck Shinawatra/net

Dunia

Mantan PM Thailand Segera Duduk di Kursi Pesakitan Karena Skema Beras

KAMIS, 19 MARET 2015 | 13:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mahkamah Agung Thailand memerintahkan agar mantan Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra untuk diadili atas kelalaiannya atas skema subsidi beras yang kontroversial.

Yingluck sendiri menghadapi ancaman kurungan penjara 10 tahun akibat ulahnya itu.

Yingluck yang digulingkan dari kursi Perdana Menteri sebelum militer mengambil alih dalam kudeta tak berdarah tahun lalu itu sebelumnya telah dilarang untuk berpolitik selama lima tahun.


Januari lalu, Yingluck diketahui telah diberhentikan dari perannya dalam skema subsidi beras oleh legislatif militer. Kemudian pada bulan Februari, Jaksa Agung Thailand kemudian mengajukan tuntutan pidana terhadap Yingluck karena dinilai telah melalaikan tugas.

BBC
pada Kamis (19/3) mengabarkan, sidang pertama Yingluck akan digelar tanggal 19 Mei mendatang.

Sementara itu, Yingluck membantah semua tudingan yang dilontarkan kepada dirinya dan menyebut bahwa langkah itu diambilnya untuk mendukung masyarakat miskin pedesaan. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya