Berita

Priyo Budi Santoso

Wawancara

WAWANCARA

Priyo Budi Santoso: Golkar 60 Persen Dukung Menkumham, Pengajuan Hak Angket Bakal Kandas

SENIN, 16 MARET 2015 | 10:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sekitar 60 persen anggota DPRdari Partai Golkar mendukung keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly yang mengakui kepengurusan Agung Laksono.

Untukitu, Fraksi Partai Golkar DPR diminta tidak menginisiasi dan tidak ikut-ikutan rencana pengajuan hak angket terhadap Menkumham tersebut.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Versi Munas Ancol Priyo Budi Santoso, kepada Rakyat Merdeka, yang dihubungi via tele­pon, Sabtu (14/3).


"Pengajuan hak angket meru­pakan sikap over-reactive. Lagi pula tidak menguntungkan per­juangan partai," ujarnya.

Berikut kutipan selengkap­nya:

Jika dilihat dari peta kekua­tan politik di DPR, wacana hak angket bakal kandas, tidak akan berhasil. Sebab, lebih dari separuh anggota DPR Fraksi Partai Golkar sudah menyampaikan respons positif untuk bergabung den­gan kami dan melakukan re­konsiliasi. Dengan kata lain, mereka mendukung keputusan Menkumham.

Bagaimana proses rekon­siliasinya?
Kami sudah sampaikan surat resmi kepada Pak Ical (Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie) yang juga ditembuskan kepada Mahkamah Partai dan Kemenkumham. Intinya ajakan kepada kader-kader potensial dari Munas Bali agar dapat bergabung dalam kepengurusan ini.

Jika bersedia bergabung, apa ada syarat-syaratnya?
Syaratnya mudah, PDLT yaitu prestasi, dedikasi, loyalitas, dan Tak tercela. Ini kan partai kita bersama, kami akan menyambut dengan tangan terbuka.

Ada yang tidak merespons?
Responsnya positif. Tapi yang nggak mau, ya nggak apa-apa, ya kan. Kami berniat baik un­tuk menjalankan amar kepu­tusan Mahkamah Partai dan Menkumham untuk merangkul mereka.

Bagaimana yang belum merespons?
Kami tunggu beberapa hari lagi. Surat sudah kami layang­kan. Waktu kita tidak banyak. Pekan depan kami akan final­kan dan segera mengirimkan surat kepada Menkumham un­tuk mendapatkan pengesahan kepengurusan kembali.

Kalau kubu Ical tak merespons bagaimana?
Ya tidak apa-apa. Itu kan pilihan politik, kita tidak bisa memaksa mereka.

Kalau anggota DPR, apa ada konsekuensi politiknya?
Tidak, mereka tetap menjadi anggota fraksi. Sampai seka­rang kita juga tidak punya rencana untuk mengganti posisi Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua MPR Mahyudin

Di jajaran pimpinan Fraksi Partai Golkar dan Alat Kelengkapan Dewan dilaku­kan perombakan, siapa saja yang diganti?
Itu penyempurnaan atau per­ombakan seperlunya. Tapi tidak semuanya.

Kenapa harus dirombak?
Karena masih banyak ang­gota Fraksi Partai Golkar yang potensial untuk ditempatkan di posisi strategis.

Bagaimana respons pengurus di daerah?
Untuk DPD I dan DPD II se Indonesia juga sudah berduyun-duyun bertemu dan mendukung karena memang sudah diakui pemerintah.  *** 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya