Berita

denny indrayana/net

Denny Indrayana Mangkir Mungkin Karena Pernah Menampar Sipir

SABTU, 07 MARET 2015 | 21:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketidakmauan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana memenuhi panggilan Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri  mengecewakan banyak kalangan.

Bukan hanya mangkir dari panggilan Bareskrim, Denny Indrayana juga melakukan manuver yang mencengangkan dengan mendatangi Istana Negara dan meminta kepastian apakah benar Presiden Joko Widodo meminta agar segala bentuk kriminalisasi dihentikan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla termasuk yang terlihat kaget dan kecewa dengan manuver Denny Indrayana itu. Menurut JK, tindakan Denny itu tidak sportif. JK mendorong Denny Indrayana untuk memenuhi panggilan Bareskrim Mabes Polri itu.


Aktivis prodemokrasi dan antikorupsi Adhie Massardi menduga bisa jadi Denny Indrayana takut berurusan dengan hukum karena pernah menampar seorang sipir penjara Kelas II A Pakanbaru, Riau, tiga tahun lalu, tepatnya tanggal 2 Maret 2012.

Denny sendiri sempat membantah kabar itu menampar sang sipir.

"Tidak benar berita yang mengatakan saya memukuli dan menampar petugas. Masa tampang saya tampang menampar," kata Denny sekitar sebulan setelah kejadian.

Namun pengakuan Denny itu dimentahkan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Sihabudin yang menerima laporan dari petugas LP di lapangan. (Baca: Dirjen PAS: Yang Nampar Sipir Lapas adalah Denny, Yang Nendang Ajudan Denny).

Adhie Massardi dalam pernyataan singkatnya menduga Denny Indrayana takut masuk bui. Apalagi dalam kasus korupsi.

"Denny Indrayana pernah permalukan dan menempeleng sipir. Sekarang dia ketakutan karena bakal masuk bui urusan korupsi," ujar Adhie Massardi. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya