Berita

Sabam Sirait

Wawancara

WAWANCARA

Sabam Sirait: Sempat Kecewa, Tapi Kini Sudah Menerima Keputusan Presiden Mengenai Calon Kapolri

SELASA, 03 MARET 2015 | 07:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Politisi senior PDI Perjuangan Sabam Sirait mengakui se­jumlah elite partai berlambang kepala banteng moncong putih itu merasa kecewa saat Presiden Jokowi menetap­kan Komjen Badrodin Haiti menjadi calon Kapolri.

Tapi seiring berjalannya waktu, rasa kecewa itu terobati, sehingga dapat dipastikan saat proses di DPR 23 Maret mendatang, partai yaang dikomando Megawati Soekarnoputri itu akan mendu­kung Badrodin menjadi Kapolri.

"Sekarang kan sejumlah elite PDI Perjungaan itu sudah diam. Ini memberikan sinyal positif akan mendukung langkah Presiden Jokowi yang men­etapkan Badrodin Haiti men­jadi calon Kapolri," kata Sabam Sirait kepada Rakyat Merdeka yang dihubungi via telepon, Sabtu (28/2).


Berikut kutipan selengkap­nya;

Apa karena perjalanan wak­tu saja membuat sejumlah elite itu menerima Badrodin Haiti jadi calon Kapolri?

Selain itu, pimpinan partai dan orang senior sudah mengingatkan supaya diam. Sebab, PDI Perjuangan itu sebagai partai pendukung pemerintah, tentu­nya akan mendukung langkah Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahan, termasuk penetapan Badrodin Haiti jadi calon Kapolri.

Apa Anda yakin saat proses di DPR nanti PDI Perjuangan mendukung Badrodin?

Ya. Bukti sekarang sudah diam, nggak diomongin lagi. Kalau kami tidak mendukung langkah Presiden itu tentu aneh. Sebagai partai pendukung pe­merintah, tentunya akan terus mendukung langkah Jokowi dalam menjalankan roda pe­merintahan.

Kita kan yang mencalonkan beliau (Jokowi), tentu kita akan mendukung terus lang­kah Jokowi dalam mengambil kebijakan, termasuk soal calon Kapolri.

Apa saran Anda kepada sejum­lah elite PDI Perjuangan yang sempat merasa kecewa itu?

Lihatlah persolan yang lebih besar, yakni nasib rakyat. Mari kita bantu Presiden, supaya sukses dalam programnya yang membela masyarakat. Apalagi Presiden itu tidak mau korupsi, Jokowi berjanji tidak akan mencuri uang negara satu sen pun. Bila tetap konsisten kan negara kita tambah baik.

Bagaimana kalau fraksi lain di DPR yang menggulir­kan hak interpelasi karena tidak melantik Komjen Budi Gunawan jadi Kapolri?

Saya tidak mengetahui sikap partai lain. Tapi mengkritisi itu tidak perlu langsung hak interpelasi.

Bagaimana bila hak interpe­lasi itu bergulir terus bak bola salju hingga pemakzulan?

Jangan berandai-andai be­gitulah. Lagipula tidak semua hak interpelasi atau hak angket sampai impeachment (pemakzu­lan). Apalagi dalam menetapkan calon Kapolri itu adalah hak prerogatif Presiden.

Kapolri sekarang kan tidak ada, berarti Wakapolri itu layak menjadi Kapolri. Sekaranag ini juga sudah menjadi pelaksana tugas (Plt) Kapolri biar roda institusi itu jalan. Lalu salahnya di mana.

Presiden mengusahakan men­cari menyelesaikan masalah supaya rakyat kita tidak rugi. Sebab, pemerintahan harus jalan. Nah DPR usulnya apa? apa in­terpelasi apa angket. Maunya apa sebenernya DPR, mau ganti Jokowi? Jadi mau ganti dengan siapa. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya