Berita

ilustrasi/net

Langkah Berani Angkasa Pura II Amankan Bandara Patut Dipuji

SENIN, 23 FEBRUARI 2015 | 16:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bandara merupakan salah satu objek vital negara. Karena itu, Angkasa Pura II, sebagai pengelola, wajib mengamankan keadaan ketika situasi genting serta mengancam objek vital negara tersebut.

Demikian disampaikan ahli hukum Hinca Pandjaitan. Pernyataan Hinca ini terkait dengan langkah Angkasa Pura II yang memberikan dana talangan (refund) bagi penumpag Lion Air yang mengamuk lantaran delay berjam-jam. Hinca pun menilai, terobosan yang sangat berani dan tangkas ini patut diapresiasi.

"Langlah ini tidak melanggar UU karena dilihat dari asas kepatutan selain itu sifatnya emergency.  Kalau melalui RUPS (rapat umum pemegang saham) itu kan dalam keadaan normal, nah ini sangat mendesak. Selain itu dana tersebut langsung diganti pihak Lion. asas kepatutan itu di atas UU," kata Hinca saat dihubungi beberapa saat lalu (Senin, 23/2).


Hincan berpandangan, sungguh aneh bila Dirut AP II dilaporkan ke KPK sebab tidak ada unsur korupsinya. Justru langkah ini patut dipuji sebab cara tangkas mengamankan objek vital negara dari potensi chaos sangat.

"Terbukti, setelah ratusan penumpang yang terlantar di bandara akibat tidak adanya kejelasan dari pihak Lion mereda setelah ada kepastian uang kembali yang bisa digunakan untuk membeli tiket maskapai lain," demikian Hinca. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya