Berita

ilustrasi/net

IBC Dorong Menteri Rini Soemarno Restrukturisasi Direksi BUMN

JUMAT, 20 FEBRUARI 2015 | 19:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pasca pengesahan APBNP dan disetujuinya Penyertaan Modal Nasional (PMN) pada beberapa BUMN, Menteri BUMN Rini Soemarno harus segera merestrukrurisasi para direksi BUMN untuk selanjutnya menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna memilih direksi baru yang lebih segar dan kompeten.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Budget Control (IBC), Akhmad Suhaimi. Menurut Suhaimi, restrukrurisasi direksi ini bukan tanpa alasan, melainkan sebuah keharusan untuk penyegaran kinerja dan reorganisasi BUMN agar lebih maksimal.

"Lebih-lebih bagi beberapa BUMN penerima suntikan modal," kata Suhaimi kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Jumat, 20/2).


Suhaimi menilai, penyertaan modal pemerintah akan menjadi sia-sia bila struktur yang ada masih status quo dan direksi lama. Dan alternatif penyertaan modal menjadi maksimal jika disertai penyegaran organisasi.

Lebih-lebih, lanjut Suhaimi, ada beberapa BUMN penerima PMN adalah BUMN yang laporan keuangannya mendapat catatan BPK bahkan dalam catatan keungannya terindikasi pidana korupsi. Karena itu, jangan sampai PMN yang diberikan pemerintah justeru menjadikan BUMN hanya jalan di tempat, dan bahkan catatan keuangannya tak mengalami perbaikan.

"Jangan sampai terjadi BUMN penerima PMN mengalami kebangkrutan seperti PT. Merpati, dan disuntik modal hanya sekedar menunggu pailit," ungkap Suhaimi.

Suhaimi menjelaskan, BUMN yang harus segera melakukan RUPS guna penyegaran dan memaksimalkan PMN yang mereka terima antara lain PT Garam, PT Antam, PT Perumnas, PTPN dan lainnya.

"Guna memastikan target usaha BUMN tercapai, maka harus dibarengi dengan hadirnya personalia direksi yang baik pula," demikian Suhaimi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya