Berita

Ruhut Sitompul

Wawancara

WAWANCARA

Ruhut Sitompul: Mari Kita Hormati Keputusan Presiden, Anggap Saja Ini Hadiah Perayaan Imlek

JUMAT, 20 FEBRUARI 2015 | 09:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Partai Demokrat dari awal tidak menyetujui Komjen Budi Gunawan (BG) menjadi Kapolri. Keinginan partai yang dikomandoi SBY itu akhirnya menjadi kenyataan.

Presiden Jokowi, kemarin, memutuskan tidak melantik BG menjadi Kapolri. Jokowi selan­jutnya mengusulkan Wakapolri Komjen Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri ke DPR.

Menanggapi hal itu, politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan, pihaknya meng­hormati keputusan Presiden yang tidak melantik BG menjadi Kapolri.


"Saya berharap semua pihak menghormati keputusan Presiden yang memiliki hak prerogatif untuk melantik atau tidak melan­tik BG menjadi Kapolri," tegas anggota Komisi III DPR itu kepada Rakyat Merdeka via telepon, kemarin.

Inilah wawancara lengkap dengan Ruhut Sitompul:

Apa komentar Anda menge­nai keputusan Presiden itu?
Saya berharap Komjen Budi Gunawan tak berkecil hati, dan Pak BG tetap berkontribusi di Polri. Kita juga menunggu, apa posisi baru yang akan diberi­kan, apakah Wakapolri atau bagaimana.

Bagaimana kira-kira sikap DPR?
Saya mohon, hormati Bapak Presiden. Kita semua perlu bersabar dan menghormati kepu­tusan Presiden itu. Kita hormati hak prerogatif beliau. Apalagi Pak Jokowi selama ini telah mendengar dan menampung semua aspirasi rakyat.

Kita bersabar, ojo kesusu (jangan tergesa-gesa-red). Keputusan ini anggap saja se­bagai hadiah perayaan Imlek.

Apa DPR akan mengajukan hak interpelasi?
Menurut saya tunggu dulu situasi. Bersabar dulu karena kan masih panjang prosesnya. Pencalonan Kapolri itu kan dilakukan fit and proper test dulu.

Kapan dilakukan?
Reses dimulai besok (hari ini-red), tentu tunggu dulu selesai reses. Sebab, sekarang ini kami masih reses.

Reses sampai kapan?
Sampai 22 Maret 2015. Jadi sekarang ikuti saja dulu perkem­bangannya. Mengalir saja dulu.

Bagaimana kalau nanti ada pengajuan hak interpelasi. Apa Demokrat menolak?
Kalau kami bagaimana nanti arahan dari Ketua Fraksi Partai Demokrat. Kami mengikuti saja apa yang diputuskan pimpinan. Kita tunggu saja. Yang jelas, sekarang ini mari kita hormati keputusan Presiden.

Hakim mengabulkan gu­gatan praperadilan BG. Tanggapan Anda?
Ya, sebaiknya semua pihak juga menghormati putusan ha­kim yang mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan Pak BG. Kalau ada yang tidak puas, cari saja upaya lain. Kalau tidak ada, hormatilah putusan penga­dilan itu.

KPK seperti dilemahkan, tanggapan Anda?
Kalau saya lihat, tidak ada pelemahan KPK. Kalau memang ada masalah, masak tidak bisa diusut. Semua sama di depan hukum. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya