. Kawasan Eropa Timur dan Tengah merupakan unexplored market yang harus dimanfaatkan oleh Indonesia. Pasar ini sangat terbuka setelah bergabung dengan Uni Eropa pada awal 1990-an.
Demikian disampaikan Duta Besar RI Praha, Aulia Aman Rachman, saat menghadiri pameran periwisata terbesar di kawasan Eropa Tengah dan Timur, Holiday World, yang berlangsung di Prague Exhibition Grounds Holesovice, di Praha, Republik Ceko (Kamis, 19/2).
Dalam area pameran seluas 320.000 meter persegi, Indonesia menghadirkan stand seluas 27 meter persegi, dengan persembahan Angklung dan Arumba, serta Tari Bajidor Kahot pada Gala Dinner pembukaan pemeran tersebut.
Di stand Indonesia, terdapat stand Pemerintah Kota Batu, berisi promosi wisata dan kuliner Batu, Malang. KBRI Praha juga menggandeng mitra terkait di Ceko seperti agen perjalanan yang intensif menawarkan paket wisata ke Indonesia, dan importer furniture asal Indonesia.
Karena keunikan stand Indonesia, Menteri Pembangunan Daerah Ceko, Karla Slechtova, dan Menteri Ekonomi, Energi dan Pariwisata Bulgaria, Nikolina Angelkova, yang membuka pameran, sempat mengunjungi stand Indonesia.
Pameran Holiday World, yang memasuki tahun ke-24, terus menjadi pameran pariwisata terpenting di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Pada tahun 2015, terdapat lebih dari 80 stan dari lebih dari 50 negara, ikut berpartisipasi.
"Bagi publik Ceko khususnya, Indonesia dikenal melalui Bali. Publik Ceko, yang wilayahnya merupakan landlocked, menyukai pantai, iklim tropis dan kuliner Indonesia yang lezat," demikian Aulia, dalam keterangan kepada redaksi.
[ysa]