Berita

tim 9/net

Politik

Tim 9 Cuma Numpang Beken, Takut Tidak Dikenal

KAMIS, 19 FEBRUARI 2015 | 16:47 WIB | LAPORAN:

Tim Konsultatif Independen (Tim 9) yang membantu Presiden Joko Widodo menuntaskan kisruh KPK-Polri dinilai hanya bekerja untuk mendompleng popularitas semata.

Pasalnya, Jokowi telah memiliki Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang tugasnya memberi saran dan masukan sebelum membuat kebijakan.

"Mereka takut tidak dikenal oleh masyarakat makanya mereka selalu memberi masukan kepada media bukan kepada Presiden. Tim 9 Ini hanya numpang beken saja," ujar Sekjen Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB) Bob Hasan dalam keterangannya kepada redaksi, Kamis (19/2).


Dia menilai, selama ini, Tim 9 dengan para anggotanya hanya memberi pernyataan di media massa. Tidak memberi saran langsung kepada Presiden Jokowi untuk perbaikan. Menurut Bob, Wantimpres yang jelas-jelas dibentuk berdasarkan Surat Keputusan memberikan nasehat dan pandangan langsung kepada Presiden.

"Apa dan maksud tujuan dari tim ilegal ini? Kami memandang tujuannya adalah menghancurkan konstitusi dan tatanan negara," jelasnya.

Contohnya, dia mengaku prihatin dengan rekomendasi yang disampaikan Tim 9 untuk Presiden Jokowi soal putusan praperadilan Komjen Budi Gunawan beberapa hari lalu.

"Tim 9 ilegal bilang tidak usah pedulikan putusan PN Jaksel dan Budi Gunawan tetap tidak boleh dilantik. Ini kan percobaan penghancuran terhadap NKRI," tegas Bob yang juga pengusaha nasional.[wid]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya