Berita

jokowi/net

Ibarat Dalang, Jokowi Akhiri Permainan Wayang dengan Sangat Cantik

KAMIS, 19 FEBRUARI 2015 | 01:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Teka-teki siapa calon Kapolri yang baru akhirnya terjawab sudah. Usai putusan sidang praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan  yang nyentrik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, akhirnya putusan Jokowi disambut lega masyarakat.

Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, keputusan Presiden Joko Widodo yang mengajukan Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri dan mengangkat Taufikuraman Ruki, Indriyanto Seno Adji dan Johan Budi sebagai pengganti Abraham Samad dan Bambang Widjoyanto sebagai pimpinan sementara KPK sanggup meredakan kecemasan akibat perseteruan KPK versus Polri.

Ari, yang sejak awal sangat konsisten memprediksikan Jokowi tidak akan mungkin melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri, menilai keputusan ini tentu didasarkan analisa dan kalkulasi politik Jokowi yang cerdas. Jokowi pasti mendengar keberatan yang disuarakan masyarakat sekaligus risau dengan gesekan yang makin tajam antara KPK dengan Polri serta kerugian politik, ekonomi dan sosial akibat kengototan mencalonkan Budi Gunawan.


"Pasti Jokowi akan mengambil langkah yang paling kecil resikonya dengan membatalkan pencalonan ketimbang harus menghadapi arus deras perlawanan publik," kata Ari Junaedi kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 19/2).

Menurut pengajar mata kuliah Humas Politik di Program Sarjana UI ini, Jokowi pasti akan menugaskan Badrodin Haiti untuk menurunkan tensi friksi Polri dengan KPK. Agar BG tidak kehilangan muka, frasa yang digunakan Jokowi adalah meminta BG untuk tetap memberikan konstribusinya bagi Polri.

"Ini langkah yang jitu untuk mengeliminir kekecewaan BG dan para pendukungnya," ungkap Ari, yang juga dosen Program Pascasarjana di UI dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Sementara penonaktifan Samad dan Bambang Widjoyanto, lanjut Ari, tidak terlepas dari kiat Jokowi untuk melepaskan mereka dari pusaran perseteruan dengan Polri. Bisa jadi di bawah Kapolri yang baru, akan keluar perintah penghentian perkara atas kasus yang menimpa Samad dan Bambang Widjoyanto.

"Ibarat dalang, Jokowi bermain cantik dan telah mengakhiri permainan wayang dan penonton dibuat senang. Semua tokoh telah dimainkan dan kisah cerita menjadi indah untuk dikenang," demikian Ari. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya