Berita

ahmad basarah/net

Ahmad Basarah: Keputusan Jokowi Menyulitkan PDI Perjuangan

RABU, 18 FEBRUARI 2015 | 23:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan menghormati keputusan Presiden Joko Widodo yang telah membatalkan pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri dan mengusulkan Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri yang baru.

Demikian disampaikan anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Basarah. Namun demikian, lanjut Basarah, keputusan tersebut sangat disayangkan karena seharusnya, sebelum mengusulkan nama Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri yang baru, Presiden Jokowi harus lebih dahulu menentukan status hukum Budi Gunawan sebagai calon kapolri yang sudah mendapatkan persetujuan DPR.

"Tidak satu pun norma dalam UU Polri yang memberikan kewenangan kepada Presiden jika dia tidak melantik seorang calon Kapolri yang telah mendapatkan persetujuan secara resmi dari DPR," ungkap Basarah kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 18/2).


Bila presiden mengambil langkah tersebut, ungkap Basarah, maka seharusnya Presiden membuat Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) lebih dahulu yang menghadirkan norma hukum agar Presiden dapat tidak melantik seorang calon Kapolri yang telah disetujui DPR karena alasan tertentu.

"Keputusan Presiden tersebut tentu saja akan menyulitkan posisi Fraksi PDIP sebaga fraksi partai pemerintah  di DPR untuk membela kebijakan Presiden Jokowi soal Kapolri tersebut ketika ada fraksi-fraksi lain di DPR yang mengusulkan interpelasi karena memang secara nyata Presiden telah melanggar UU Polri," ungkap Basarah, yang juga Wasekjen DPP PDI Perjuangan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya