Berita

ilustrasi/net

Parlemen Indonesia Sepakati Isu Ketahanan Pangan dalam Forum Konferensi Parlemen WTO

RABU, 18 FEBRUARI 2015 | 05:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebagai negara agrikultur, upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani Indonesia adalah tujuan utama.

Demikian disampaikan Teguh Juwarno, anggota Steering Committee (SC) dari Annual 2015 Session of the Parliamentary Conference on the WTO (PCWTO), di Geneva, Switzerland (Selasa, 17/2). Pandangan terkait pentingnya solusi permanen untuk isu ketahanan pangan di WTO ini ditegaskan Teguh dalam debat interaktif dengan tema Trade as an Enabler of Peace and Better Living Conditions, Selasa (17/2).

"Hampir 60 persen masyarakat Indonesia menggantungkan hidupnya di sektor pertanian. Solusi permanen terhadap ketahanan pangan diperlukan, agar para petani mendapatkan manfaat dari kebijakan perdagangan itu," ungkap Teguh.


Dalam keterangan kepada redaksi, Teguh mengatakan dalam acara ini DPR memberikan warna dalam pembahasan draf hasil PCWTO melalui dukungannya terhadap usulan India yang menolak aksi unilateral terhadap impor barang-barang dan jasa dengan alasan perlindungan lingkungan.

Draf dokumen hasil PCWTO tersebut juga mengapresiasi agenda Ministerial Meeting WTO di Bali 2013 lalu yang sukses memberikan sejumlah hasil positif sebagai langkah maju dalam memecah kebuntuan putaran Doha, sekaligus menekankan pentingnya agenda-agenda negosiasi untuk merumuskan Post-Bali Work Programme. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya