Berita

Jangan Jadikan Status Tersangka Sebagai Komoditas Politik!

SELASA, 17 FEBRUARI 2015 | 16:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Penegak hukum harus menjadikan seseorang tersangka karena pelanggaran yang disertai bukti yang kuat, bukan karena untuk menjadi komoditas politik.

"Perlu restorasi status tersangka. Jangan dijadikan untuk perang bintang atau untuk tujuan politis," kata Banyu Biru Djarot dari Komunitas Banteng Muda (KBM) dalam diskusi dengan tema "Kriminalisasi No, Justice for all Yes!" #saveKPK #savePOLRI #saveIndonesia" di Jakarta, Selasa (17/2).

Selain Banyu, tampil pula sebagai pembicara adalah Wakil Sekjen PDIP Ahmad Baskara, pengamat politik dari Polcom Institute Heri Budianto, dan Kepala Humas Mabes Polri Irjenpol Ronnie Sompie.


Banyu menjelaskan, tuntuan restorasi tersangka disampaikan karena ada kecenderungan pemberian status itu tidak lagi karena ada bukti pelanggaran tetapi lebih besar dipengaruhi motif politik. Dan pemberian status tersangka Budi Gunawan diduga salah satunya yang lebih besar dipengaruhi motif politik.

Menurutnya, restorasi maksudnya mengembalikan dan menempatkan status tersebut dalam pengertian sesungguhnya. Artinya penetapan tersangka karena punya bukti yang kuat dan prosedernya benar.

Terkait kasus Budi Gunawan, dia berharap segera ada jalan keluar. Presiden Jokowi diharapkan bisa segera menyelesaikan kasus tersebut.

"Ini cobaan terbesar setelah 100 hari dilantik. Presiden harus segera menyelesaikan. Kegaduhan politik harus segera dihindari," demikian Banyu. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya