Berita

ilustrasi/net

Dunia

Kenapa India Tak Lirik Indonesia Jadi Latar Film Bollywood?

SENIN, 16 FEBRUARI 2015 | 23:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu hal yang lekat dan punya pengaruh kuat dari India adalah industri perfilman Bollywood. Pasalnya, selain menyuguhkan hiburan, film-film Bollywood juga mampu menjadi sarana promosi pariwisata daerah yang menjadi latar dari film tersebut.

Tak heran bila film-film Bollywood kerap mengambil latar di luar India, seperti di negara-negara Eropa, Afrika, Amerika Serikat, Selandia Baru, serta sejumlah negara di Asia seperti Singapura, Fiji, Malaysia, dan Thailand.

Namun mengapa Indonesia seolah tak dilirik sebagai salah satu latar film Bollywood?


Duta besar India untuk Indonesia Gurjit Singh menjelaskan, proses pengambilan gambar film-film Bollywood di sejumlah negara itu dilakukan atas dasar undangan negara yang bersangkutan.

"Negara-negara asing meminta kita untuk datang ke negaranya dan melakukan syuting. Pemerintah negara itu memberikan fasilitas serta insentif kepada para pembuat film di India. Karena dengan film tersebut, pariwisata mereka juga bisa diangkat dna mendapat keuntungan," kata Singh saat berkunjung ke redaksi Rakyat Merdeka siang tadi (Senin, 16/2).

Ia mebeberkan, alasan mengapa film Bollywood tidak mengambil latar Indonesia adalah karena belum adanya tawaran dari pihak Indonesia, baik pemeirntah ataupun swasta.

"Baik dari perusahaan-perusahaan Indonesia yang berinvestasi di India juga tidak ada yang berkeinginan memberikan fasilitas untuk melakukan promosi semacam itu," tandasnya. [mel]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya