Berita

Politik

Jokowi Tak Punya Alasan Lagi Menunda Pelantikan Budi Gunawan

SENIN, 16 FEBRUARI 2015 | 12:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kini, dengan keluarnya putusan praperadilan, sudah sepatutnya Presiden Joko Widodo segera melantik Budi Gunawan menjadi Kapolri.

"Kini tak ada alasan apapun untuk presiden menunda pelantikan Budi Gunawan," kata Direktur Eksekutif Point Indonesia, Karel Susetyo, beberapa saat lalu (Senin, 16/2).

Karel juga meminta semua pihak  menghormati putusan praperadilan, dan terlebih lagi putusan presiden dalam melantik BG sebagai kapolri yang baru. Apalagi pelantikan ini akan mengakhiri polemik dan kisruh politik selama beberapa minggu terakhir.


Selain itu, lanjut Karel, momentum hasil praperadilan ini juga menjadi awalan baru bagi Presiden untuk menata ulang Polri. Karena selama beberapa minggu ini pula Polri dalam keadaan yang tidak solid.

"Terindikasi ada beberapa jenderal yang bermain dalam konflik KPK versus Polri. Dengan adanya kapolri definitif, maka Polri harus kembali menjadi solid untuk kemudian menjalankan tugas pokoknya," imbaunya.

Adapun terkait kasus hukum para pimpinan KPK, sebaiknya Presiden Jokowi tak perlu men-deponeer kasus mereka. Biarkan hukumnya berjalan tanpa intervensi apapun, sebagaimana Budi Gunawan yang menempuh jalur hukum di pra peradilan.

"Sudah sangat banyak energi kita habiskan hanya untuk urusan pelantikan kapolri yang baru. Sekarang sudah selesai semua dan Presiden Jokowi harus fokus kembali bekerja untuk urusan lainnya, membangun kesejahteraan rakyat sesuai Nawa Cita," demikian Karel. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya