Berita

jokowi/net

Jokowi Tak Perlu Ragu dan Segera Lantik Budi Gunawan

MINGGU, 15 FEBRUARI 2015 | 14:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo harus sadar bahwa tidak semua kebijakannya akan menyenangkan semua pihak, termasuk dalam hal Budi Gunawan. Karena itu, Jokowi tak perlu ragu dengan keputusan yang telah ia ambil yaitu mengangkat Budi Gunawan sebagai Kapoli.

"Jokowi sudah menunjukkan keberaniannya dihujat dunia internasional soal putusan hukuman mati. Masak hanya mengangkat BG saja dia tak punya nyali," kata Direktur Eksekutif Point Indonesia, Karel Susetyo, beberapa waktu lalu (Minggu, 15/2).

Bila pun nanti terbukti Budi Gunawan bermasalah, lanjut Karel, Jokowi tinggal memecatnya.


"Jokowi jangan jadi presiden wacana atau presiden yang senang berwacana ,” ujar Karel.


Menurut Karel, keputusan pelantikan BG sebagai kapolri oleh Presiden Jokowi sebenarnya bukanlah sebuah keputusan yang rumit. Apalagi presiden sudah teruji konsistensinya dalam memutuskan sebuah kebijakan, seperti dalam hal menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan hukuman mati pada terpidana narkoba.

"Keduanya bukan keputusan yang mudah. Bahkan tekanan publik sangat kuat, dan terutama pada kasus hukuman mati terpidana narkoba. Sejumlah negara bahkan menyatakan kekecewaannya terhadap presiden. Tapi presiden tak menggubrisnya dan kebijakannya jalan terus. Ini juga lah yang sepatutnya terjadi pada kasus pelantikan BG,” paparnya.

Apalagi, tambah Karel, dukungan parlemen untuk mengangkat BG sebagai kapolri sudah begitu solid.

"Semakin berlarut, maka sebenarnya Jokowi sedang menebar masalah, baik di antara institusi penegak hukum seperti KPK dan Polri, di parlemen dan bahkan di koalisi pendukungnya," demikian Karel. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya