Berita

ilustrasi/net

Iran Siap Lawan Dua Ancaman Besar di Kawasan Timur Tengah

KAMIS, 12 FEBRUARI 2015 | 06:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sejak pemerintahan Hasan Rouhani, Iran memprioritaskan pengurangan ketegangan dengan dunia luar serta mempeluas hubungan dan kerja sama dengan beragam negara dunia.

Saat ini, berbagai kemajuan dan penerapan kebijakan luar negeri Republik Islam Iran telah diraih. Antara lain negosiasi nuklir dengan negera-negara, memperluas hubungan negara-negara kawasan dan belahan dunia lain, serta menyikapi dan melawan dua ancaman besar di kawasan Timur Tengah.

Dua ancaman tersebut adakah pihak-pihak yang menginginkan perang di Suriah serta kelompok teroris takfiri (yang mudah dan suka mengkafirkan kelompok lain).


Demikian keterangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta dalam acara HUT ke-36 Kemenangan Revolusi Islam Iran yang digelar di Kediaman Duta Besar Iran di Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu malam (11/2).

Hadir dalam acara ini beberapa duta besar dari negara-negara sahabat. Dari pejabat Indonesia hadir misalnya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohanna Susana Yesimbe, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad, anggota DPR dari Fraksi PDIP yang juga Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (Ijabi) Jalaluddin Rakhmat. Hadir pula Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya