Berita

Twedy Noviady/net

Jokowi Harus Segera Gusur Menteri Neolib, Oportunis dan Pembajak Trisakti

RABU, 11 FEBRUARI 2015 | 13:17 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-JK sudah memasuki usia empat bulan. Tetapi belum ada terobosan dalam menjalankan Trisakti Bung Karno seperti yang disampaikan saat kampanye yang lalu.

"Beberapa kebijakan yang ditunggu rakyat seperti pengungkapan dan pemberantasan mafia migas, pangan, dan pajak belum juga ada hasil," kata Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Twedy Noviady Ginting, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 11/2).

Bahkan, lanjut Twedy, kebijakan perpanjangan MoU dan kontrak Freeport menunjukkan Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-JK telah disusupi oknum-oknum pembajak Trisakti Bung Karno. Hal ini menjadi kegelisahan rakyat dalam menggapai harapan Indonesia Jaya melalui implementasi Trisakti Bung Karno.


"Sudah saatnya Presiden Jokowi berani dan tegas me-reshuffle para pembantunya yang gagal dan membajak implementasi Trisakti Bung Karno demi menyelamatkan kinerja pemerintahan sesuai dengan Trisakti Bung Karno," tegas Twedy.

Sekali lagi Twedy menegaskan, kabinet pemerintahan Jokowi-JK harus segera dirombak dan diisi oleh figur-figur yang mampu mengejawantahkan Trisakti Bung Karno dalam pemerintahan, bukan diisi oleh kelompok neolib dan oportunis.

"Bila tidak segera dilakukan, maka akan terjadi rentetan kebijakan kontroversial yang akhirnya menyandera bahkan menggoyang posisi Presiden Jokowi," demikian Twedy. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya